We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Four Color Girls

Four Color Girls

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing1h 11m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 17, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"Schizoid? Batsira?" Seorang wanita pertengahan 40an terkejut saat menemui seorang psikiater, Anak sulungnya didiagnosa Schizoid. Orang dengan gangguan kepribadian schizoid menghindari menjalin hubungan dan tidak menunjukkan banyak emosi dan sering disebut penyendiri. Dihampirinya seorang gadis cantik berambut cokelat yang sedang sibuk dengan ponselnya. "Batsira..." "Sudah selesai? I need to go." Ini bukanlah pertama kalinya Batsira didiagnosa menderita gangguan kepribadian, dan dia bukanlah satu-satunya orang yang mengalaminya karena ganggungan kejiwaan ini memang sudah umum terjadi apabila seseorang pernah mengalami depresi. Empat orang yang didiagnosa mengidap Schizoid bertemu dan mencoba menyembuhkan penyakit tersebut dengan bantuan orang-orang yang mencintai mereka. Ran, Finnela dan Li Juan mengindap Schizoid akibat depresi yang mereka alami. Keempatnya dipertemukan dalam ketidaksengajaan yang aneh. Berawal dari terjebak disebuah lift, tinggal di gedung apartemen yang sama.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PELUANG: MotoGP Uzair Abedeen
  • Semesta Yang Melarang (C)
  • Putih abu-abu
  • Trauma
  • BENAR UNTUKMU [C]
  • Asmaraloka Saptakāla [COMPLETED STORY]
  • TAKSUB (PBAKL 2019)
  • ZARITH'S: HER COMMANDO [C]

MotoGP Malay Fiction Dunia perlumbaan moto sudah lama menjadi impian Uzair Abedeen. Berkat pekerjaan bapanya sebagai tim mekanik dalam perlumbaan DTS memberi peluang pada Uzair untuk selami dunia perlumbaan moto terkenal, MotoGP. Seawal usia 15 tahun, Uzair didaftarkan ke akademi perlumbaan, mengasah bakat yang sudah lama terpenda sehingga berjaya membuahkan hasil. Di usia 21 tahun, Uzair berjaya meraih gelaran juara dunia dalam Moto3. Hanya tinggal beberapa anak tangga sebelum Uzair dapat beraksi di perlumbaan MotoGP. Namun, sebaik terima kemenangan pertama, Uzair berubah menjadi seorang yang angkuh. Uzair sesat dalam keseronokan dunia yang membawa dirinya lupa pada keluarga dan agama. Pada Uzair, dia berhak peroleh kebebasan walaupun perkara itu haram di sisi agama. Tiada nasihat yang dapat kembalikan Uzair Abedeen ke pangkal jalan. Tidak sehingga bapanya bertindak untuk batalkan kontrak Uzair dan hantar anak lelakinya itu kembali ke Malaysia demi kebaikan Uzair sendiri. Awalnya, Uzair enggan tetapi apa yang dia boleh lakukan selain akur? Kepulangan Uzair di Malaysia membuatkan Uzair tidak bersemangat dalam lakukan apa-apa. Dia sambung belajar tetapi tidak pernah suka lakukan semua itu. Uzair rindukan latihan perlumbaan di Jerman serta sokongan daripada peminatnya. "Aku perlukan pembantu rumah tapi aku tak nak pembantu aku tu ada 24 jam dalam rumah aku" - Uzair Abedeen "Ambil aku! Aku boleh jadi pembantu rumah merangkap pembantu peribadi kau!" - Afra Seroja Pengenalan ringkas Uzair bersama Seroja memudahlan hidup Uzair. Semua kerja yang diberi oleh pensyarah, Uzair hulur pada Seroja untuk diselesaikan. Urusan rumah juga Uzair beri kepercayaan pada Seroja. Tidak sia-sia Uzair terima rakan kelas menjadi pembantu. Hubungan yang sebatas pembantu perlahan-lahan berubah menjadi akrab. Uzair selesa luahkan segalanya pada Seroja sementara Seroja sering menadah bahu, tidak mengomel saat dengar Uzair bercerita dan perlahan-lahan... melibatkan perasaan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines