PERCAYALAH

PERCAYALAH

  • WpView
    Reads 315
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 17, 2017
Menjadi mentor untuk Bad Boy memang sulit. Itu yang dialami oleh Aira Kalila Jelita, gadis yang mendapat predikat sebagai siswi terpandai di sekolahnya. Dia harus menghabiskan satu bulan di kelas XII untuk menjadi mentor bagi Andra Julio Prakasa, teman seangkatannya di sekolah. Ditambah lagi Andra mendapat julukan Bad Boy dan pembuat onar di sekolahnya, sehingga para guru sudah kewalahan untuk menghadapinya. Demi kebaikan, salah satu guru BK memanggil Andra untuk dipertemukan oleh Aira. Tujuannya, agar Aira dapat menjadi mentor bagi Andra.
All Rights Reserved
#390
rapmonster
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cause Dare I Got Boyfriend
  • Me and IDOL (perjodohan) [completed✔] [Revisi]
  • PRIVAT
  • FALLIN [Tahap Revisi]
  • My Bad Boy Senior [TELAH TERBIT]
  • HIDDEN - Pangeran Sekolah [SELESAI]✔
  • DEAR JEON
  • Cutie Sunbaenim [KOOKMIN] ✔
  • RITUAL

'Cium cowok yang pertama kali tatapan sama lo di Festival Musik nanti!!' Terdengar tak masuk akal bukan? Orang waras mana yang mau melakukan dare tersebut? Tentu saja Ayra lah orangnya. Ia yang awalnya menolak mati-matian dare tersebut, kini kembali menerimanya hanya karena beberapa lembar foto berisi biasnya-Jung Jaehyun. Lalu, karena tak ingin memberikan ciumannya begitu saja pada orang yang tak ia kenal. Ayra membuat rencana dimana ia akan bertatapan dengan pemuda yang terlihat tampan dan gagah perkasa, serta menciumnya sekilas dan lekas pergi. Ayra memang menemukannya, bahkan berhasil melakukannya. Hanya saja, ia tak tahu jika pemuda yang ia cium merupakan Iblis sekolah mereka. Dan semenjak itu, kehidupan normalnya berubah menjadi malapetaka. "Selamat tinggal kehidupan normal gue, mari bertemu di tempat yang lebih baik lagi!" wasiat terakhir Ayra.

More details
WpActionLinkContent Guidelines