Puisi Untuk Sang Biru

Puisi Untuk Sang Biru

  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 6, 2017
Dia. Seperti lautan. Tenang tanpa riak dan gelombang. Seperti langit. Kadang cerah, kadang juga kelabu. Terlalu semu untuk diraih. Namanya Biru. Yang dalam hidupnya, hanya mengenal hitam dan putih. Hanya mendengar dengungan sunyi. Dan hanya dapat merasakan kelu lidah yang tak dapat diungkapkan. Lalu, gadis itu datang. Merubah semuanya. Mulai mengenalkan Biru semua warna dalam kehidupan. Mengenalkan Biru sebuah melodi indah yang tak pernah Biru dengar. Mengenalkan Biru tentang rasa yang tak perlu untuk diucapkan. Ketika hanya goresan kata yang mampu untuk berbicara. Dari sanalah, melodi indah itu datang. Story by : Satyir
All Rights Reserved
#101
jingga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rengkuh Sang Biru
  • Gus Zayn : Langit Biru di Yogyakarta
  • LANGITKU BERWARNA KAMU
  • Langit Biru [END]
  • DIA LANGIT KU
  • 𝐒𝐚𝐛𝐢𝐫𝐮 𝐃𝐚𝐧 𝐋𝐚𝐮𝐭 𝐁𝐢𝐫𝐮
  • Warna Warni Rasa (TERBIT)
  • HAPPINESS • DewTee (PROSES REVISI)
  • Biru Jingga [SELESAI] ✔️

Renjana Sabiru harus menerima fakta tentang kepergian kedua orangtuanya yang membuatnya menjadi yatim piatu. Awalnya, Biru pikir ia akan hidup sendiri di umurnya yang baru saja menginjak angka lima belas. Tapi sore itu, saat jingga tenggelam di ufuk barat, dan dirinya hampir tenggelam dalam kesendirian, saat itu pula semesta menolongnya. Dengan mengirimkan seseorang yang mau merawatnya saat keluarga ayahnya membuangnya. Laksana Galaksi namanya, sosok dingin nan gagah yang kala itu mengaku sebagai kakak Sabiru. __________ Pict cover by Pinterest Edit by Inshot @2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines