Indahnya Cinta

Indahnya Cinta

  • WpView
    Membaca 1,534
  • WpVote
    Vote 91
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadDewasaLengkap Rab, Sep 27, 2017
WpInfo
Fiksi
Fiksi Sejarah
Langit begitu cerah saat kami akan berangkat ke bumi perkemahan di Kopeng Jateng. seperti biasa kami dikumpulkan di halaman sekolah untuk menerima wejangan dari kakak pembina tentang apa kegiatan yang akan diikuti selama sepekan di Kopeng. Siapa saja yang akan diikutsertakan dalam kegiatan itu. Atitud yang bagaimana yang harus kita jaga. Yang pasti anak laki-laki harus menjaga nama baik sekolah, lho terucap kata olehku tapi tak terdengar oleh pembina. Emangnya hanya kaum adam yang selalu membuat ulah kataku dalam hati. Padahal yang sering membuat ulah kaum hawa, ini tidak adil kataku. Karena terlalu memikirkan kata-kata itu, aku jadi tak tahu kalau tiba_tiba temanku Aji mengajak untuk mencari anggota yang namanya telah disebutkan oleh pembina. Hei Tok, ayo kita cari nama-nama ini katanya sambil menunjukkan daftar nama anggota Pramuka yang harus bersiap_siap melengkapi persyaratan yang harus dibawa. Oke! Kataku untuk nenutupi rasa kekagetanku. Segera aku data nama_nama siswa yang harus bergabung. Tak seberapa lama telah kucatat nama peserta seperti Maksum Aji, Makmun, Faizin, Lukman, Hadi, Kusnadi, Casdik, Hanafi, dan aku sendiri Totok. Usai terdata, kami membagi tugas barang atau peralatan yang harus dibawa masing_masing peserta. Tak seberapa lama persiapan pun sudah lengkap.Esok harinya pasukan laki-laki maupun perempuan telah lengkap untuk diberangkatkan . Hari itu hari Senin tanggal 17 Mei 2008, kami mengikuti apel yang luar biasa. Karena di hari itulah nama - nama peserta Kemping Raimuna di Kopeng disebut oleh Bapak Kepala Sekolah satu persatu. Hatiku bergetar begitu namaku dan nama gadis pujaanku disebut. Seusai upacara pelepasan , langsung kucari gadis pujaanku. Tak sulit untuk menemukan dirinya, karena dia memang dikenal sebagai bintang di sekolahku. Wajahnya cantik, kulitnya kuning langsat ditambah dengan rambutnya yang begitu indah mempesona bagi siapa saja yang memandangnya. Hai !Sapaku. Hai juga...jawabnya penuh manja. Gimana dah lengkap bawaanmu ? udah
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA
  • KALINDRA
  • Mencintai dalam diam (end)
  • Abu Abu [ completed ]
  • Batavia 1920
  • My Duchess / End
  • Binar Matahari

Hati yang Setia selalu merunduk-merendah mencari jalan-jalan terang dalam hidup, dan disaatnya LANGIT pasti akan menunjukan jalan Kesetiaannya. Cinta sejati tak akan lekang oleh waktu. Namun akan kembali dengan cara yang menakjubkan. Rakha dan Kinanti bagai layang-layang kembar. Terbang tinggi ke langit menembus awan tertinggi memohon diturunkan Cahaya untuk menerangi hati yang sepi pada Kerinduan yang tidak pernah bertepi. Diatas perahu di Selat Bali, Rakha hanya memandang gerak Langit, senyap dalam doa. Tiba-tiba tampak Langit Terbelah Cahaya Purnama. "Ooh Betapa Agungnya Engkau Maha Tercinta... " Kinanti berjalan menghitung langkah satu demi satu, menatap lembayung senja yang melintasi bebukitan hijau yang mulai menua. "Aishiteru Rakhaaa... Kamu dimana !!!" Langit pun terpaksa menangis... Bersama deru hujan yang datang kejar-mengejar dengan suara Angin yang berhembus kencang. "Kin ! .. KUA terdekat dimana? Bisa nggak kita daftar malam ini juga?" Rakha mulai serius menggoda pada pertemuannya yang baru berselang sekian menit. "Hayu, siapa takut?. Kita cari dulu muka yang tampangnya alim untuk jadi saksi nikah kita ya?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan