Childish Boy [REVISI]

Childish Boy [REVISI]

  • WpView
    Reads 495,182
  • WpVote
    Votes 14,545
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadComplete Fri, Oct 12, 2018
PERHATIAN! Beberapa part diPRIVATE secara acak. Jadi buat yang belum FOLLOW akun Rea harap diFOLLOW dulu. Hal ini dilakukan untuk mencegah para plagiat yang berkeliaran. Cerita ini murni dari imajinasi penulis, jadi apabila ada kesamaan tempat, tokoh, dan lain-lain, itu adalah hanya kebetulan semata. *** Sinopsis "Trauma? Itu alasan kamu meragukanku? Jangan takut, aku bukan dia. Kamu akan aman bersamaku, aku akan menjagamu. Jangan terima aku jika itu untuk menjadi pelarian, jangan! Karena itu akan membuat kamu merasa bersalah, tapi terima aku agar aku bisa membantu kamu untuk melepas jerat masa lalu. Dan ya, satu lagi, mulai saat ini, jangan meragukanku! Aku tak mau dalam hubungan yang aku jalani, tak ada rasa kepercayaan. Percayalah pada si manjamu ini." ~Reynaldi.
All Rights Reserved
#81
childish
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • Love for You
  • ALEANGGA [On Going]
  • ALSYAVA (Sudah Terbit)
  • Pelangi [COMPLETED]
  • Airka: My Queen Bullying
  • Air Mata Elara
  • FRIENDzone (Completed)
  • My Prince
  • Anatasya

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines