38 parts Ongoing Tidak semua cinta lahir dari darah.
Sebagian hadir sebagai takdir yang diselubungi sunyi.
Adhara Tanisha Raveenza, mahasiswa Kedokteran semester dua di Aurora International University, tumbuh sebagai cahaya, sangat ceria, berani, dan penuh harapan. Namun, di setiap langkahnya, selalu ada Alvaren Charlie Raveenza.
Tenang, dominan, dan terlalu setia.
Cinta Alva bukan sekadar rasa, melainkan bhakti, pengabdian tanpa syarat. Ia melindungi Adhara bukan karena harus, tetapi karena tak mampu berhenti. Ketika rasa itu berubah menjadi cinta yang saling berbalas, batas bernama keluarga mulai retak.
"Aku nggak takut kehilangan apa pun, Sayang," bisiknya lirih. "Selama kamu tetap di sini, dalam jangkauanku. Aku nggak akan membiarkan siapa pun mengambilmu dariku."
Sebab cinta Alva selalu lebih besar. Cukup luas untuk menampung luka dan cukup berani untuk melawan takdir.