Chocolate Syndrome

Chocolate Syndrome

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 17, 2017
Hai! Perkenalkan namaku Larasati. Ya!cuma Larasati,cukup jelas,singkat,dan padat bukan. Aku sering dipanggil Laras oleh teman-temanku,dan ada juga yang panggil Laci alis Laras cantik! orangnya itu adalah diriku sendiri. Aku hanyalah gadis biasa berusia 16 tahun,yang sangat menyukai coklat berpita merah itu. Dikeluarga aku adalah wanita tercantik kedua setelah ibundaku karena aku mempunyai seorang abang laki-laki. 1 kata 1 benda yang sangat aku sukai yaitu cokelat. Akan tetapi itu berubah saat diriku bertemu dengan seseorang yang sangat membenci cokelat. Kenapa? Kebanyakan orang bahkan berpikir cokelat adalah pembawa kebahagiaan tapi kenapa menurutnya tidak. Tapi apa yang membuat aku menyukainya.Dia tak pernah mengirimku sebatang cokelat berwarna cokelat,ia selalu mengirimkanku cokelat berwarna putih. Kenapa?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berawal dari Tantangan
  • Tobatnya 'Seorang' Buaya ✔
  • Cactus...
  • Pretty Careless
  • Love Makes Sad
  • Oh, My CRUSH! (TAMAT)
  • [End] Impossible Possibility
  • JANGAN PANGGIL AKU LARAS
  • Trapped In Marriage [COMPLETED]

Sebenarnya mencoba di genre yang dikatakan dewasa ini sedikit terbawa suasana... hehehe.. jangan mikir yang nggak nggak :D :D :D Baca dari awal sampai akhir ya guys.. :* :* :* _____________ Laras mencoba menekan dirinya untuk dekat dengan pria yang ada didepannya sekarang. Pria berwajah Indo, bertulang pipi tegas dengan rahang keras sedikit demi sedikit mundur untuk memberi mereka jarak, akan tetapi apa yang dilakukannya, membuat dia semakin mendekati dinding dibelakangnya. Karena ketika pria itu mudur, laras mempersempit jaraknya dengan melangkah halus kedepan. Flirting, senyum simpul dan menatapnya penuh minat itu yang laras lakukan. Sebenarnya untuk pria sekelas abi pasti bisa menguasai keadaan, karena kekuatannya berkalilipat dengan kekuatan cewek yang mulai menelusuri wajahnya dengan jari telunjuk. Akan tetapi itu tidak dilakukannya, dia mau tahu sampai dimana laras bisa menggodanya. Abi mulai gerah karena jari ramping laras berhenti dibibirnya, membelai bibir atas kemudian bibir bawah dan selanjutnya membentuk garis horizontal. "Laras..."abi menggerang ketika laras mengecup bibir itu sekilas. "kenapa sayang?" "ada yang salah?" walaupun wajah yang dia tampakkan seperti wajah polos si gadis kecil, tetapi jemarinya tak sepolos wajahnya. Gadis manis berambut pirang itu mulai membuka kancing kemeja abi, diikuti dengan senyuman manis ala Angelina Jolie yang berhasil memikat lawan mainnya, Brad Pitt di saat syuting 'Mr & Mrs Smith. Dan sekarang Laras sudah berani mencium leher kemudian pundaknya, Abi mulai memejamkan mata, munafik jika abi tidak menikmatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines