Story cover for Like a Dream by kokipom
Like a Dream
  • WpView
    Membaca 549
  • WpVote
    Vote 66
  • WpPart
    Bab 3
  • WpView
    Membaca 549
  • WpVote
    Vote 66
  • WpPart
    Bab 3
Bersambung, Awal publikasi Sep 17, 2017
"Awan itu menutupiku" - Akari

Seperti namanya, semua orang berfikir dia bersinar. Tapi ada kumpulan awan yang menghalangi sinarnya. Melenyapkan senyumnya. Menggelapkan dunianya. Sampai suatu saat....

"Awan itu akan turun menjadi hujan dan segera hilang dari hadapanmu" 

Pangeran dari mimpinya datang. Membawa secercah harapan bagi dirinya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Like a Dream ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#148dreams
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
a RAINBOW cover
JUNI ( COMPLETE ) cover
ALZEAN (END) cover
TAKE CARE OF YOU cover
Snow In Summer ✅ cover
Tadaiki Bingo cover
A Kind of Love cover
The Smell After Rain cover
APRIL cover

a RAINBOW

30 bab Lengkap Dewasa

Apa mungkin kau hanya ingin menjadi seperti pelangi yang memberi warna duniaku setelah hujan, tapi hanya sejenak lalu pergi meninggalkan? Apa mungkin kau adalah orang yang mendampingi aku melihat pelangi yang selalu sama dengan sosok yang menemani aku saat hujan dan petir? Semesta selalu berikan pelajaran yang sangat berharga tentang keindahan warna pelangi yang beraneka ragam. Pelangi mengajarkanku bahwa yang indah hanya sesaat. Seperti halnya pelangi yang belum tentu indah jika hanya terdiri sari satu warna,.....aku hadapi badai ini dengan berani, aku tunggu kapan Pelangi itu datang, meski hatiku tak lagi utuh, meski cintaku tak lagi penuh, penuh luka dan sayatan yang kau torehkan berkali- kali!! Dear Rainbow,.... I don't know what will happen in the future,... I don't know whether we' ll be together or not. All I know you're the best thing that ever happened to me. You're like the most precious God gifted to me. Being with you makes me feel like I'm with my self. Diam ku itu bukan tak ingin berkata, aku hanya takut pikiranmu tak mampu mencerna perkataanku, dan lisanku membuatmu luka,....