Duda No More

Duda No More

  • WpView
    Reads 103,202
  • WpVote
    Votes 4,735
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 12, 2021
$$$$$$ Wajib Follow $$$$$$ Jijiv bertemu dengan pria berumur 30 tahun. Pria itu tidak lain dan tidak bukan adalah gurunya dulu semasa SMA. Gurunya yang terkenal baik, ganteng dan juga berwibawa. Masa dimana ia masih berseragam Abu, gurunya telah menikah dengan gadis pujaannya. Kali ini ia bertemu lagi di suatu kesempatan. Ulangtahun teman sekampusnya Anin. Ada perasaan aneh yang menjalar, kerinduan saat lama tak jumpa dengan seseorang yang dikenal. Entah perasaan apa. Ia belum berani memastikannya.. Hanya tuhan dan waktu yang bisa menjawab..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SURVIVING SURIA (COMPLETED)
  • Assalamu'alaikum Kekasih Halalku
  • DUDA TAMPAN (End)
  • Bersauh (TAMAT & DIBUKUKAN)
  • Bersama
  • My Lecturer My Husband [SUDAH TERBIT]
  • Mengejar Cinta Pak Abimanyu [Completed]
  • Pesawat Kertas
  • Mendadak Nikah [Menikah Dengan Duda] Proses TERBIT
  • PAK DOSEN SPECIAL OFFER

"Kumau kamu lepas jilbab itu selama terikat kontrak kerja denganku! Bagaimana?" ujarnya saat aku baru memasuki rumahnya. Sebenarnya hati ini mau menolak, tapi bayangan wajah kakak di balik jeruji, membuatku mengangguk pelan. "Satu lagi, kamu tidak boleh keluar dari kamar. Selain atas perintahku. Oh ya, jangan sembarangan membuka mulut!" tambahnya lagi. Aku melirik wajah dingin itu. Menakutkan. Kalau mau membatalkannya pun, sudah terlambat. Ku hanya bisa pasrah. What doesn't kill you, makes you stronger. Lalu dia memanggil salah satu pembantu, memintanya untuk mengantarkanku ke kamar. Pembantu itu membawaku ke sebuah kamar di ujung ruangan, mempersilahkan masuk lalu menutup pintu dan menguncinya dari luar. Aku duduk di tepi ranjang, membayangkan masa lalu dan masa depan. Hidup adalah serangkaian misteri Illahi. Sebaris kalimat ini, sudah cukup untuk mewakili sekelumit kehidupanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines