Story cover for Arrhenphobia by canzolend
Arrhenphobia
  • WpView
    LECTURAS 4,145
  • WpVote
    Votos 59
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 4,145
  • WpVote
    Votos 59
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado sep 19, 2017
!!TAKE DOWN!!

Pada dasarnya perempuan mana yang bisa menolak laki laki tampan, tajir, baik, tapi sedikit playboy. Tidak ada, siapapun itu aku yakin. Tapi Aland merasakannya sekarang, seorang gadis yang baru ditemuinya itu menolaknya. Padahal tak ada kalimat menolak yang pernah terdengar didalam hidupnya, apalagi saat dia menawari kesempatan untuk berpacaran dengannya secara cuma cuma. Tanpa jerah dia tetap mendekatinya, hingga dirinya mengetahui seluk beluk gadis itu. Yang sangat gelap hingga hampir tak ada setitik cahaya yang dapat menembusnya. Namun usaha tak akan menghianati niatnya untuk menyelamatkannya, karena semua itu berawal darinya yang dengan bodoh membohongi gadis itu.



"Moza akan tetap hidup dan semua itu akan berakhir mulai sekarang"
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Arrhenphobia a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#139manurios
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Ex or New? [REVISI] cover
Fake Love (On going) cover
My Popular Husband [SUDAH TERBIT]  cover
Bad-Boy (Complete) cover
AL [COMPLETED] cover
FEAR (Revisi) cover
Crazy Girl Is Leader Mafia✔✔ cover
Matahari untuk Arinda ✔️ cover
My Styrofoam Bad Boy cover
Everlasting cover

Ex or New? [REVISI]

8 partes Continúa

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..