Lonely in a Crowd --LIAC--

Lonely in a Crowd --LIAC--

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 19, 2017
Bagaimana perasaan mu menjadi anak broken home ? yang dianggap tapi tidak diakui ?! Merasa sepi dan tidak diperhatikan oleh kedua ortu dan di sekolah pun tidak ada yang menganggap mu ? Itulah keysa seorang gadis remaja yang sudah merasakan pahitnya hidup, disaat usia sebayanya menikmati masa kecilnya, ia hanya bisa menikmati kesedihannya. Sampai suatu saat seseorang mengubah kehidupannya menjadi lebih berwarna, siapakah dia yang mengubah 180° kehidupan keysa ???
All Rights Reserved
#492
kesepian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Suka Cherry
  • my life changed
  • Sunyi
  • LOVE YOURSELF(Hiatus)
  • ALONE
  • PESAN TERAKHIR [END]
  • Two Love One The Heart [On Going]
  • If I Don't Hurt You (END)
  • Dear Salsabila
  • REINA

"Cher, lu yakin ini tasnya?" tanya seorang gadis dengan wajah was-was melihat sekitar nya. "Iya tenang aja, aku yakin banget ini tasnya," Gadis itu sangat yakin kalo tas ini milik orang itu. "Yaudah, cepetan masukin sebelum keburu masuk." Gadis itu pun dengan cepat memasukkan sesuatu ke dalam tas itu. "Udah beres," Ucapnya sambil meletakkan tas itu ke tempat nya semula, agar tidak dicurigai oleh sang empunya. Mereka pun cepat-cepat keluar dari kelas itu sebelum ketauan dan bersembunyi di balik tembok. Mereka sangat yakin kalau rencana mereka pasti berhasil. Dan tak lama setelah itu, mereka mendengar suara gaduh di koridor menandakan bahwa murid-murid dari kelas tersebut telah kembali dari lab. Hingga kemudian "SIAPA YANG MASUKIN KAOS KAKI BAU INI KE DALEM TAS GUE." Deg. Suara itu. Bukan milik orang yang mempunyai tas tadi. Melainkan suara orang lain. Mereka berdua pun saling memandang satu sama lain dengan wajah penuh keringat dan bersiap mengambil ancang-ancang untuk berlari dari balik tembok sebelum ketahuan. Tapi sayang, usaha mereka gagal karna orang yang ingin mereka kerjai malah melihat mereka. "Bar, gue tau siapa yang masukin." Sial. Mereka ketauan. Tamatlah sudah riwayat mereka berdua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines