CANVAS
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 20, 2017
Kiranya pertemuan sesama penyuka seni akan melahirkan kebahagiaan dan komunikasi yang baik, pada awalnya Joanne yang sangat acuh dengan masalah seperti ini menganggap segalanya hanyalah sebuah permainan takdir yang membosankan dan sama sekali tidak menarik minatnya. Sayangnya pertemuan dengan seorang musisi jalanan yang ternyata idolanya membuat semua pemikirannya berubah. Kehidupan dan emosi yang biasa Ia keluarkan perlahan berganti, semakin banyak warna baru dalam kehidupannya. Semakin banyak juga rasa yang sebelumnya tidak pernah Joanne rasakan. Namun, dari awal, seseorang yang berambisi dengan seseorang pembenci harapan memang bukanlah pasangan yang baik. Ini adalah takdirnya, ini adalah jalan seninya, Joanne tahu. Ketika dia harus terpaksa memilih untuk bermimpi atau mengalah dengan pilihan yang ada.
All Rights Reserved
#148
beginner
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Denyut Terakhir, kan?
  • SEMESTAKU;RINJIN VERS S2
  • Jalan Pulang Menuju Halal ; Lee Heeseung
  • Sekali Lagi (End)
  • Dear Boss's Daughter
  • The Missing Wings
  • #2 The Thing We Can't Explain; RinJin
  • Sketsa Rasa

Orang-orang melihatku dan mereka melihat kesempurnaan. Anna. Wanita karier dengan tatapan setajam pisau bedah dan senyum yang bisa memenangkan negosiasi miliaran dolar. Mereka melihat menara baja yang tak tergoyahkan. Mereka tidak salah. Tapi mereka juga tidak benar. Karena di balik setiap presentasi yang sempurna, di balik setiap senyum yang terkendali, ada sebuah retakan. Sebuah rahasia yang berdetak di dalam dadaku, menghitung mundur waktu dengan irama yang tak beraturan. Setiap pagi, aku membangun kembali benteng pertahananku. Memakai topeng baja, merapikan setiap retakan agar tak terlihat oleh dunia. Aku adalah arsitek dari kebohonganku sendiri, dan aku sangat, sangat ahli dalam pekerjaanku. Ada tiga orang yang mencoba meruntuhkan dindingku. Seorang dokter yang menatapku dengan tatapan penuh duka seolah sudah melihat akhir ceritaku. Seorang rival dari masa lalu yang mengawasiku dengan kecurigaan seorang predator. Dan seorang wanita yang melahirkanku, yang cintanya sedingin es namun menuntut kehangatan yang tak bisa kuberikan. Mereka semua mencoba menyelamatkanku dari sesuatu yang tidak mereka pahami. Mereka tidak tahu bahwa monster yang sebenarnya bukan berasal dari luar. Ia hidup di dalam diriku. Namaku Anna. Dan rahasiaku akan membunuhku. Pertanyaannya adalah, apa yang akan hancur lebih dulu? Tubuhku, atau topengku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines