On Going
  • WpView
    Reads 9,400
  • WpVote
    Votes 567
  • WpPart
    Parts 175
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 16, 2024
WpInfo
Non-Fiction
Tulisan-tulisan disini, rata-rata hasil dari buah pemikiranku sendiri, kalaupun ada yang merasa persis, itu karena kita pernah merasakannya bersama-sama, atau karena terlalu banyak penulis yang menjadi inspirasiku.. Mungkin kalau ada yang aku copast, pasti aku masukan sumber-sumbernya 😊 Cepat atau lambat, kamu akan menyadari bahwa hidupmu sedang berlangsung.. Okey sumpah ini Random banget.. Penulis suka banget baca, dan akhirnya pengen nulis, tapi gak pernah punya ide yang bagus persis kayak penulis yang tulisannya jadi inspiring.. Mungkin tulisan-tulisan ini cuma akan menjadi "diary" Aku, karena lebih kayak "curhatan anak yatim". Hahaha.. Sorry menyita waktu kalian buat baca, padahal mungkin gak terlalu berfaedah buat hidup kalian.
All Rights Reserved
#6
perasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • Alpha Centauri [Completed ✔]
  • The Sweetest Secret [SELESAI]
  • My Teacher is My Husband
  • About Time [SUDAH TERBIT]
  • ALTHAZAIN
  • This is (not) my story
  • I Found the Love (SUDAH TERBIT)
  • The Butterfly Squad
  • Atlas [Sudah Terbit]

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines