Story cover for Dark Angel  by EvilMagnae001
Dark Angel
  • WpView
    Reads 1,034
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 1,034
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Sep 20, 2017
Sebenarnya apa salah ku pada kalian?  kenapa kalian selalu menyiksa ku? kenapa kalian selalu menjauhi ku? apa karena sayap ku yg berwarna hitam? aku juga sangat bingung kenapa kalian memanggil ku iblis? dan aku tidak mengerti kenapa aku harus di lahirkan jika aku tidak diharapkan.

Baiklah jika kalian ingin aku menjadi iblis aku akan mengabulkannya!! aku akan menjadi iblis bagi kalian, kalian tunggu saja waktunya aku akan membalas semua perlakuan kalian kepada ku 

kalian tidak akan kumaafkan walaupun bersujud di kaki ku, aku akan mencari cara untuk menyiksa kalian lalu membunuh kalian dengan sangat sadis terutama keluarga ku 

keluarga yang sudah mencampakkan ku, keluarga yang telah membuang ku, keluarga yang selalu menyiksaku, keluarga yang menghancurkan hati nurani ku
All Rights Reserved
Sign up to add Dark Angel to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Canvas of Love (Repost) by GaluhCahya8
22 parts Ongoing
Berapa banyak pengorbanan yang harus kujalani demi mendapat pengakuan darimu, Ma? Itulah pertanyaan yang melekat erat, terpaku, begitu dalam di memoriku. Mama yang tidak mau memasukkanku ke dalam dunianya, memilih membuangku demi cintanya kepada keluarga baru, dan menjadikanku pengemis kasih sayang. Segala cara kulakukan agar terlihat pantas baginya, bagi Mama, hingga ajal menjemput. Hatiku beku, segala cinta yang kuharap ternyata sepihak saja. Namun, ada keajaiban lain yang mengirimku ke kehidupan baru. Kepada keluarga baru. Menjalani segala hal yang dulu begitu kudamba. Di sinilah keluarga yang tidak memaksaku memohon sesendok perhatian dan segenggam kasih. Aku tidak perlu mengemis sama sekali. Akan tetapi, segala yang indah pun memiliki akhir. Maut kembali bertandang, membawaku menjauh dari hartaku yang paling berharga. Kupikir aku akan benar-benar dikirim ke dasar kehancuran setelah dipisahkan dari cahaya mentari. Sumber kebahagiaan. Namun, hal aneh terjadi. Aku kembali ke kehidupan pertamaku. Ke neraka yang menempaku sebagai makhluk menyedihkan, manusia yang tidak punya harapan. Kali ini aku takkan bertindak bodoh. Sudah cukup mengemis perhatian Mama. Aku tidak butuh segala pengharapan palsu yang dulu mati-matian kuperjuangkan. Segala yang tidak ditujukan bagiku tidaklah penting. Sekarang aku akan menjalani kehidupan sesuai dengan kehendak milikku, pilihanku, sebagaimana yang pernah diajarkan oleh keluargaku di kehidupan kedua. Aku bukan lagi seekor ngengat yang tergoda cahaya di malam hari.
You may also like
Slide 1 of 9
Who Is Called A Bird?!  || [Vol.1] cover
I Want U! (Tamat) cover
Canvas of Love (Repost) cover
Heaven's evil cover
BYE, MANTAN! (TAMAT) cover
Always Stay In You cover
Mamaku Mantan Antagonis (Tamat) cover
the protektif wedding cover
Pagi untuk Reyna  cover

Who Is Called A Bird?! || [Vol.1]

101 parts Ongoing

Jeoran Daimont, Awakened yang dikenal tak punya hati karena bicaranya yang prontal, dan suka membuat kekacauan... kelakuannya layaknya penjahat kelas kakap. Dia berbakat, cerdas, dan licik. Seorang Awakened yang ditakdirkan menjadi sesosok yang hebat, yang hanya ada dalam seratus tahun sekali. Pemilik kekuatan Dewa, dan sikeberuntung berjalan. Dirinya juga menjadi incaran banyak kalangan, organisasi ternama, monster, bahkan kaum bangsawan. Dia unik. Spesial. Dan hebat. Si pemalas yang berbakat. Julukan lainnya. Tetapi dibalik kebrutalan dirinya, terselubung rahasia yang menyedihkan. Apa jadinya, jika dia yang dikenal tidak takut apapun dan berani... sebenarnya seseorang yang terlahir dengan jantung lemah. Dikit-dikit batuk darah, lelah sedikit nyaris sekarat, kerja sebentar pingsannya lama. Orang tidak akan mempercayai itu. Dia harus bertahan hidup dari alur dunia yang menyebalkan dan kacau. Dunia yang nyaris hancur oleh kemunculan Abyss of Flame. Desakan keserakahan manusia-manusia yang tak punya otak. Dan garis darah tubuhnya yang memaksanya mengikuti takdir yang ia benci. "Sialan! Ini tidak adil. Kenapa harus aku? Aku hanya ingin santai-santai dan hidup tenang! Kenapa kalian terus mengerumun seperti semut, hah!?"