Jodoh Terhalang Restu

Jodoh Terhalang Restu

  • WpView
    Membaca 545,828
  • WpVote
    Vote 12,493
  • WpPart
    Bab 16
WpMetadataReadLengkap Rab, Sep 14, 2022
WpInfo
Fiksi
Tema Sosial
New Version Cerita Milla dan Iqbal yang kembali hadir dengan tambahan bab dan lebih lengkap. Yuk kepoin ceritanya. Allah selalu punya skenario terindah untuk hamba-Nya. Kita hanya perlu bersabar dan ikhlas dalam menanti. Bersyukur atas semua kebaikan dan ujian yang Allah berikan pada kita. Kita hanya perlu menjadi hamba-Nya yang taat. "Aku tidak tau," gumamnya terlihat lesu. "Percayakanlah segalanya pada Allah, Mila. Karena dia lebih tau mana yang terbaik untukmu. Jangan dengarkan apa kata orang, walau gagal itu bukan berarti akhir dari segalanya." Djavier memberi penjelasan pada Mila. "Pernikahan bukanlah perlombaan. Walau semua temanmu, termasuk Amierra sudah berkeluarga belum tentu kamu juga harus secepatnya. Bersabarlah, tabahkan kalau dia jodohmu maka dia akan kembali padamu." "Paman benar, Millo." Amierra ikut berkomentar. "Dalam urusan jodoh, kesendirian karena menanti dengan penuh kesabaran jauh lebih baik. Ingat Milla, kesabaran itu kunci kegembiraan, dan terburu nafsu adalah kunci kesusahan. Maka pilihlah, jalan mana yang akan kau ambil." Milla terdiam membisu, Djavier memang selalu bisa memberinya masukan yang menenangkan. Djavier seperti guru baginya. Pantas saja Amierra begitu takut kehilangannya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#283
hijab
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bismillah Akan Ku Hadapi (Revisi)
  • Imam dari Sepertiga Malam
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️
  • TIKUNGAN SEPERTIGA MALAM
  • Quwwatul Hub
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Imam untuk Gladysa✓
  • [SDRS2] HASNA | SELESAI✓
  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END

"Astagfirullah... sadarkan aku dari lamunan panjang dan khayalan ini ya Allah" Annisya Puti Laili "Maaf kan jika rasa itu tumbuh terlalu dalam karena aku tidak menganggapmu lebih.." Iqbal Fajri Saseno "Aku terlalu dingin,dan malu untuk mengungkapkan perasaan dan kenyataan" Muhammad Ricky Saseno Maaf kalau masih aneh ceritanya,dan pendek,tapi ya mau diapakan lagi?hehe selamat membaca

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan