Story Cat
  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 28, 2017
Aku adalah kucing kampung yang sangat jelek. Aku, Ibu dan saudara-saudara ku ditelantarkan oleh majikanku yang lama. Kami dibuang disuatu tempat yang kami tidak ketahui. Pada saat kejadian itu, Ibu kami hilang ntah kemana meninggalkan Aku dan saudara²ku. Pada suatu hari, aku di temukan oleh seorang anak perempuan yang baik hati menolong ku. Aku di temukan di atas ventilasi rumah seseorang bersama saudara² ku. Tapi, sayang, anak itu hanya menolong ku saja, tidak dengan saudara²ku. Aku di pelihara oleh keluarga nya, kini hidup ku berubah. Tetapi, ada salah satu manusia yang benci padaku. Sepertinya, manusia itu tinggal di rumah majikanku yang baru. Manusia itu, sering menendangku, melempariku dengan batu dan lain². Aku takut... Badan ku sakit... Tetapi, anak perempuan itu selalu melindungi ku. Ia selalu mengelusku dan menyayangiku. :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • DUNWICH
  • Eliinaa
  • Write the story with you
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • The Crescent Moon (Moon Series #2)
  • WIZARD (Broken Butterfly) END
  • My Mate Is Little Wife (Selesai)
  • I Love You
  • PENGELANA INGATAN

Aku hanya mampu berdiri di ambang pintu kamarku, menyaksikan tawa lepas mereka, kebersamaan mereka, canda tawa mereka, dan kebahagiaan yang terpancar jelas dari raut wajah mereka. Masihkah aku dianggap dalam keluarga ini? Masihkah aku terlihat dalam keluarga ini? Masih adakah aku dalam hati mereka? Atau mungkin aku hanya dianggap angin lalu yang sama sekali tidak penting dan tidak ada gunanya? Tanpa terasa air mata ini sudah mengalir deras, mengalir membasahi pipiku, aku tak berniat untuk menghapusnya, karena aku yakin air mata ini akan terus mengalir walau aku sudah beberapa kali menghapusnya. Hatiku sangat perih, dadaku begitu sakit, kepalaku mulai terasa pusing dan berat, memang hanya rasa sakit lah yang selalu setia menemaniku saat aku merasa sendiri dan terasingkan seperti ini. Sering aku bertanya-tanya, apakah aku bukan anak kandung mereka? Apakah kehadiranku di dunia ini sama sekali tak di inginkan? Apakah aku hanya anak terbuang yang di pungut oleh mereka? Perasaan sakit dan rasa iri ini selalu membuatku bertanya-tanya dalam hati, namun aku tahu bahwa aku tak sepantasnya untuk bertanya seperti itu, biar bagaimana pun mereka adalah keluarga yang menjaga dan mengasihiku selama ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines