Story cover for S.E.N.J.A by mataharirembulan
S.E.N.J.A
  • WpView
    Reads 231
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 231
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Sep 23, 2017
Apa yang paling membuat kalian ingat masa lalu kalian yang begitu indah dengan seseorang yang hampir pernah menjadi milik kalian? Apa pada saat hujan turun dengan sesuai irama kalian mengingat kenangan itu? Atau di tempat kejadian kalian membuat kenangan tersebut? Apa kalian bisa berdamai dengan masa lalu? Mungkin, sebagian orang bisa berdamai. Namun tidak bagiku yang sulit berdamai dengan masa lalu ku yang indah seperti senja. Indah namun hanya bisa di nikmati sesaat dan inilah kisah senjaku
All Rights Reserved
Sign up to add S.E.N.J.A to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Kita yang tak bisa bersama  by sky_script
28 parts Ongoing
Kita yang Tak Bisa Bersama Hujan turun rintik-rintik, menambah kelam suasana malam itu. Bau tanah basah yang biasanya membawa kenyamanan, kini hanya terasa menyesakkan. Angin sepoi-sepoi membawa aroma hujan yang mengingatkan pada momen-momen indah yang kini hanya tinggal kenangan. Di sebuah taman kota, di bawah lampu temaram, mereka duduk berdua. Malam itu, tak ada lagi tawa yang biasa menggema di antara mereka. Tak ada obrolan ringan yang selalu menyatukan hati mereka. Hanya ada kesunyian yang menggantung, berat, seperti awan gelap yang tak kunjung pergi. "Ada yang ingin aku katakan," suara perempuan itu pecah, hampir tenggelam dalam gemuruh hujan yang semakin deras. Laki-laki itu menoleh. Senyum kecil terukir di wajahnya, namun tak lebih dari sekadar kebiasaan. Ia mengira ini hanya perbincangan biasa, seperti dua tahun terakhir yang mereka habiskan bersama. Dua tahun yang dipenuhi kebahagiaan sederhana-tertawa bersama, saling berbagi mimpi, menciptakan dunia kecil di mana mereka merasa aman dari kenyataan. Namun, malam ini, perempuan itu tidak tersenyum. Tatapannya kosong, bibirnya bergetar, dan tangannya menggenggam ujung rok dengan erat, seolah menahan sesuatu yang sangat berat di dadanya. "Aku akan dilamar besok..." ucapnya lirih, suaranya nyaris tenggelam dalam hujan. Dunia laki-laki itu seakan berhenti. Detak jantungnya terasa menghilang, digantikan oleh rasa sesak yang menghimpit dada. Laki-laki itu menatapnya lama, mencoba mengukir setiap detail wajahnya di ingatan, perempuan yang selama ini menjadi bagian dari hidupnya, perempuan yang selalu membuatnya merasa tenang, yang selalu membuatnya merasa rumah.
You may also like
Slide 1 of 9
Remembrance cover
Gairah Panas Adik Iparku cover
Mencintaimu Dari Ujung Senja cover
jangan percaya seseorang cover
i love you ustadz [tamat] cover
Cinta Itu Dusta Sakura Itu Nyata cover
Kita yang tak bisa bersama  cover
Don'yokuna sensei (SASUHINA) cover
𝑮𝒊𝒓𝒍𝒇𝒓𝒊𝒆𝒏𝒅 𝑻𝒆𝒏 𝑫𝒂𝒚𝒔  //*selesai cover

Remembrance

23 parts Complete

Kejadian 8 tahun lalu yang menimpanya, membuat kesan trauma tersendiri bagi Ramona. Semenjak itu, ia tidak pernah benar-benar bisa untuk beranjak dari memori kelam tersebut. Hari demi hari ia lalui untuk melupakannya, dan ketika ia benar-benar bisa untuk pulih, seseorang dari masa lalu itu datang kembali. Seseorang yang mengisi hatinya selama 8 tahun lebih, sekaligus seseorang yang melibatkannya ke dalam kejadian 8 tahun yang lalu. Kedatangannya membuat Ramona panik, namun ia tidak bisa menyembunyikan rasa rindu dan kasihnya yang selama ini ia pendam hanya untuk pria itu. Pria itu, yang membuatnya menderita setiap hari karena trauma dan kegelisahan. Namun, bagaimana apabila pria itu tidak mengingatnya sama sekali, walau apapun yang Ramona lakukan setiap hari selama 8 tahun ini selalu mengingatkannya kepada pria itu?