We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Evaporate

Evaporate

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 2, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Kamu, tak lebih dari sekedar matahari, yang menyorot dan menyerukan musim panas. Aku, tak ubahnya tetes-tetes embun pada tumbuhan, yang akan segera menguap dan menghilang saat bertemu denganmu. Sakit, namun tetap kulanjutkan. Aku akan terus berlari mendapatkanmu hingga nafas terakhirku menguap!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hidden Love
  • Hati Ini Juga Milikmu
  • my ice prince[Revisi]
  • Kisah Semusim
  • ARCHI
  • ELSA [ON GOING]
  • Falling On You [ Completed ]
  • My Boy Attention Cold  [SELESAI]
  • about us and him ✔️
  • RAISEN

Gue tertegun beberapa saat, hujan turun semakin deras. Otak ini terus memikirkan bagaimana nantinya jika tidak ada dia. Dia yang selama ini menjadi alasan gue untuk semangat masuk sekolah. Dia yang telah menghancurkan hati gue berkeping-keping sampai akhirnya kepingan itu tidak bisa gue susun kembali. Susah rasanya membayangkan hari-hari tanpa dia. Saat ini langit pun menangisi kepergiannya. Langit menangis bersamaku, karena ia tahu bahwa ini adalah kenyataan pahit yang sangat susah untuk diterima. Sampai pada akhirnya matahari mulai bersinar kembali. Tidak ada lagi tangisan kesedihan. Yang ada adalah tangisan kebahagian yang tidak bisa diungkapkan oleh kata kata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines