Expired Love

Expired Love

  • WpView
    OKUNANLAR 17,485
  • WpVote
    Oylar 1,755
  • WpPart
    Bölümler 27
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cts, Nis 20, 2019
(Slow Update & Revisi setelah tamat) Kita gak tau apa yang akan terjadi di kemudian hari, hari ini kamu mengajarkan aku arti cinta, arti kasih sayang dan arti bahagianya kebersamaan. Namun kamu juga mengajarkan bagaimana sakitnya hati karena dirimu. Jika aku tau akhirnya akan seperti ini, maka aku tidak akan berani memulai. Terima kasih untuk semuanya. --Syafa Malaika Sabilla Kamu adalah hal yang tak pernah aku sesali. Kamu adalah hal yang ingin selalu aku perjuangkan, bila saatnya tiba aku merasakan kejenuhan tolong kuatkan aku beradalah di sampingku berjalan bersama menempuh jalan yang sangat panjang. Terima kasih untuk segalanya. --Gavin Ravassya Alhusayn
Tüm hakları saklıdır
#47
syafa
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Shivviness[END]
  • U are
  • Karena Kamu Rumahnya
  • FIZYA
  • Neyralgis||On Going
  • DAVINARA
  • NAUSY
  • Itreula [Open Preorder]
  • GADIS PENUNGGU MASA LALU

Suatu ketika aku bermimpi. Berlari tanpa arah di tengah jalan berkabut. Dan batu kecil pun bisa membuatku jatuh tersandung. Dengan rasa sakit, tak mampu berdiri sendiri. Aku menengadahkan kepala dan melihat sosok samar orang yang kusukai. Dia hanya terdiam seraya perlahan mengulurkan tangannya menanti aku tuk meraihnya. Begitulah... tangan itu memang harus kuraih sendiri. Aku harus berusaha menggapainya. "Akan kuraih..." sesaat aku berpikir seperti itu, seraya kuulurkan tanganku padanya. Kau tahu apa yang terjadi padaku kemudian?... Tanpa kusadari ada sosok lain yang sudah lebih dahulu mendekat dan membantuku kembali berdiri. Tangannya tak hanya terulur tetapi juga dengan erat menggenggamku. "Tenanglah." bisiknya, "Aku akan selalu ada untukmu." Kabut perlahan menghilang, memperlihatkan dengan jelas sosok didekatku itu. Aku tak terkejut. Aku sudah tahu, ternyata memang dia. Selalu dia... Karena bahagia sesederhana itu..

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi