Cintaku Nggak Pake Perintah

Cintaku Nggak Pake Perintah

  • WpView
    GELESEN 7
  • WpVote
    Stimmen 1
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadErwachseneninhaltAbgeschlossene Geschichte Sa., Sep. 23, 2017
Cintaku nggak pake perintah!!! By: ASNAWATI Aku tiba di kantor telat hampir satu jam, karena curah hujan yang begitu lebat sehingga membuatku sedikit malas untuk pergi ke kantor, namun tak ada alasan untuk aku tetap pergi ke kantor meskipun terlambat dan nggak tahu jawaban apa yang harus ku keluarkan untuk mengalahkan pertanyaan pertanyaan dari pak bos. Kini aku telah tiba di kantor, yang disana aku juga bertemu dengan sahabatku, tha-tha yang juga terlambat bersamaan denganku. Aku dan tha-tha segera pergi ke tempat kerja kami masing-masing. Aku pun terkejut dengan meja kerjaku yang sudah didului dan diduduki oleh pak bos, sehingga aku menghentikan langkahku dan aku masih berdiri tegak di depan pintu ruangan. "Darimana saja kamu jam segini baru sampai? Kamu tahu kan ini sudah jam berapa?" pak bos nampak berjalan meghampiriku, lalu ia berhasil menarik telingaku dengan begitu kencang. "Aaauu.. (Aku mengaduh kesakitan, seraya memegang telingaku) iya pak maaf saya telat" jawabku. "Maaf..
(CC) Namensnenn. Nicht-komm.
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • The Chance
  • GENRENYA SALAH! (Tamat)
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • My Little Monster - Completed
  • The Gigolo Baby
  • Pertemuan Terakhir
  • FORGET ME NOT
  • Hunaif Love Hanifa...???
  • Pregnant with Rebel Prince
  • My Dear Jannah

Tatapan sendu itu mengarah padaku, ia juga menggenggam tanganku seerat mungkin. "Beri aku kesempatan untuk menebus semua kesalahanku dimasa lalu.." Aku menelan ludahku susah payah ketika kata-kata itu meluncur dengan mudahnya dibibirnya. Aku tidak menjawabnya, pikiranku masih kalut. Apa ini benar dirinya ? Maksudku.. Aku belum pernah melihat dirinya yang memohon padaku seperti ini dan ingatan masa lalu mengenainya dirinya pun melaju begitu saja. Aku masih ingat betul sifatnya yang sangat egois, galak dan juga sombong. Dan sekarang, lihatlah.. Dia berubah 100%.. Dari penampilannya aku bisa menebak kalau dia berprofesi sebagai polisi, mengikuti jalan Ayahnya dulu.. Ku akui ia memang sangat berbakat. Namun, ingatan mengenainya tidak pernah hilang dipikiranku.. Dia masih sama.. Dia adalah pemilik hatiku sejak dulu sampai sekarang, tapi.. Masalah kesempatan.. Aku harus memikirkannya dengan baik, bukan ? Walaupun begitu, ia juga pernah menyakitiku.. ---- Cerita kedua.. Jadwal update bisa cek profil..

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien