SAHABAT?

SAHABAT?

  • WpView
    Reads 217
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 17, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Gua ga tau cerita ini nanti bakal kaya gimana. Tapi gua bakal kasih tau tokoh tokoh di cerita ini. Disini nanti ada Daniel Dirga Pratama, Leonard Arya Wijaya, Viona Arlita Larasati, dan ada juga Hanyfa Cantika Putri. Untuk peran masing-masing tokoh, kalian baca aja cerita gua ini :'v don't be silent riders ya gaes :'D kalau udah baca tinggal bintang sama komennya ya. Thanks atas apresiasinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • 𝙰𝙽𝚃𝙰𝚁𝙰 𝙰&𝚁
  • PESAN TERAKHIR [END]
  • LOVE MAZE
  • THE STORY [PROSES PENERBITAN]
  • Tentang Takdir
  • Friendship So Love
  • Leave To Come Back Again
  •  Alcha ~ Rajawali
  • SEGARA(END)

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines