16 Amaliah

16 Amaliah

  • WpView
    Reads 2,304
  • WpVote
    Votes 278
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 5, 2019
Insiden bermula dari kemunculan yang mereka sebut HITAM atau Mutan tiga tahun yang lalu. Makhluk mutasi akibat rekayasa genetik dan sebuah barang yang tidak diketahui, sukses menciptakan sebuah manusia abnormal layaknya zombie yang haus akan daging manusia. Haliman sebagai bentuk tanggung jawab menciptakan sebuah organisasi bernama Guardian untuk menghabisi para makhluk itu agar bisa meninggal dengan tenang. Beberapa keturunannya, memiliki adil dalam kisah kali ini. AMALIAH Salah satu keturunan Haliman dari istri pertama Aziz, yang bernama Amaliah. Meminta hak sebagai istri pertama, sehingga mengubah marga keturunannya menjadi Amaliah. Mereka sama seperti putra dan putri Haliman lainnya, namun memiliki lika-liku hidup yang tidak biasa. Mereka dijuluki 16 Amaliah, merupakan cucu Amaliah dan Aziz. Perbedaan yang mereka miliki adalah dari ke dua orang tua. Yaps, dari insiden yang biasa masyrakat sebut malapetaka Hitam. Ke enam belasnya kehilangan orang tua mereka karena menjadi salah satu subjek percobaan perusahaan yang bertanggung jawab itu. Kini misi mereka adalah mencari kebenaran sekaligus menjadi agent Guardian untuk menghabisi seluruh makhluk kejam itu. Mereka terdiri dari anak-anak remaja biasa yang berkemampuan khusus. Terlebih persaingan yang tidak diinginkan namun tidak bisa mereka mengelak diantara keturunan Haliman lainnya. Membuat mereka harus kerja ekstra agar tidak dijatuhkan. Berebut untuk mendapatkan tahta tertinggi di keluarga mereka. Apakah kehidupan mereka terasa normal? Apa malah sebaliknya? Tidak ada yang tau, maka dari itu mari kita ikuti kisah Cahya Amaliah beserta sepupunya ini👑👑👑 "Dalam hal ini, mereka adalah King dan Queen-nya. Mereka 16 Amaliah, cucu dari istri pertama tuan Aziz Haliman."
All Rights Reserved
#45
radit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALIF 2 : AGEN[IUS]
  • SOMETHING IN THE RAIN [ON GOING]
  • saireen : to eternal peace
  • Takdir Kalea [Revisi]
  • Satu Yang Tersisa [End]
  • ZOYA (Sujud Terakhir) [End]
  • Wanita Yang Tepat Untuk Lelaki Misterius [END]
  • LUKA YANG DISEMBUHKAN
  • Riddles Of Boy [COMPLETED]
  • Menunggu Senja Kembali

Tak pernah terlintas dalam benak Alif akan kasus yang ia tangani puluhan tahun lalu, berubah menjadi sebuah boomerang dendam yang siap menghantam habis keluarganya. Hamzah Al-Ghazawan dan Hasbi Al-Gaishan, kedua putra Alif tidak tahu malapetaka yang menghampiri, ternyata berasal dari dendam yang seharusnya diterima orang tua mereka. Sampai suatu hari Hasbi, dokter muda yang bekerja di forensik ini mengalami kisah tragis dalam hidupnya. Sedih mendalam, terpuruk, dan takut dalam diri Hasbi menggerakkan sang Kakak untuk merubah apa yang dialaminya menjadi sebuh kasus yang harus diselidiki. Hamzah, mengikuti jejak ayahnya menjadi penyidik kepolisian. Dengan segala upaya ia lakukan untuk mencari dalang dibalik semua yang dialami adiknya. Bahkan membentuk sebuah agen bernama AGEN[IUS]. Namun, siapa sangka kesalahpahaman besar timbul ditengah-tengah mereka? "Mari hentikan penyelidikan sampai di sini, Hasbi." "Kenapa? Apa karena yang Abang cari sudah Abang temukan?" "Sejauh ini tidak ada barang bukti spesifik ditemukan dalam kasus Jenna. Tidak ada pelaku yang bisa dijadikan tersangka. Tidak ad -" "Bukan barang bukti, tapi kebenaran. Abang menemukan kebenaran yang aku pun baru tahu. Jika Jenna, sebenarnya cinta pada Abang, bukan?" ___________________________________________ "Menangislah, hatimu baru saja kehilangan. Istirahatlah, ragamu butuh untuk bersandar. Ikhlaslah, ragaku kembali pada Tuhan. Tenanglah, cinta yang kamu khawatirkan sesungguhnya sudah suci terikat dihadapan Tuhan. Pulanglah saat Tuhan sudah menjemputmu, jangan sendirian. Aku akan tetap setia disini menunggumu pulang." -- Amara Jennaira.

More details
WpActionLinkContent Guidelines