ORIXA
  • WpView
    Reads 1,454
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 1, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Bila Halexa adalah siang, maka Orion adalah malam. Bila Halexa adalah putih, maka Orion adalah hitam. Dan bila Halexa adalah kiri, maka Orion adalah kanan. Mereka berdua jelas berbeda--sangat bertolak belakang. Mereka terlihat seperti sepasang orang yang saling membenci, namun nyatanya juga melengkapi. Mereka adalah sepasang orang yang tiada hari tanpa saling memaki, namun jauh di lubuk hati ... mereka sebenarnya peduli. Rasa tumbuh karena terbiasa, begitu pepatah berkata. Namun sebagian orang berusaha menolak dikarenakan gengsi semata. Layaknya otak dan hati, Halexa dan Orion terhubung oleh benang tipis yang tanpa sadar telah mengikat keduanya. Sederhana saja. Maka Halexa bukanlah Halexa tanpa kehadiran Orion. Dan Orion bukanlah Orion tanpa adanya Halexa. [CERITA INI MURNI HASIL KARYA AUTHOR SENDIRI. TIDAK ADA UNSUR PLAGIAT] Copyright © by Ardya Sinta
All Rights Reserved
#107
kisahsma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • Be My Miracle Love [End] ✔
  • ABIAN HALA
  • ORBIT
  • Perihal Hati
  • Fakers Gonna Fake
  • Wanderer Friendship (Just A Friend Until The End) 18+
  • RAGARA [ on going ]

Salah satu bentuk pembodohan diri adalah disaat aku tau kamu sedang menjaga hati untuk orang lain, sedangkan aku masih saja setia mencintaimu dari jarak dekat. *** "Kakak tau hal apa yang paling menyakitkan saat kita sedang merasa bahagia?" tanya Shella sembari menghapus air matanya yang mulai menetes kembali, sedangkan Arion hanya menggeleng tak tau. "Saat kita dibuat terbang setinggi-tingginya. Hanya untuk dijatuhkan kembali," lanjut Shella yang membuat Arion menatapnya bingung tak mengerti. Saat Arion ingin menggenggam tangan Shella untuk kesekian kalinya, lagi-lagi Shella menjauhkan tangannya lalu kembali menatap Arion dengan senyum yang bercerita tentang luka nya hari ini. °°^^°° "Hal sia-sia yang selalu ku usahakan adalah berusaha melupakan dirimu, disaat hatiku belum siap membuka hati untuk orang baru" ~Shella Novelia Az-Zachary "Terlalu menjaga, sehingga memilih menghindar walau rasa tetap ingin memiliki" ~Arion Lavi Pradipa Ini cerita pertama aku, semoga kalian suka ya. Jangan jadi readers ghost dong😭 pokoknya kudu vote dan komen. Aku maksa loh ya, MAKSA. Hahaha🤭 DI FOLLOW DULU YA,SEBELUM DIBACA KARNA AKAN ADA PART YANG DI PRIVAT. MAKASIH😙❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines