Axceliam
  • WpView
    Reads 188
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 13, 2021
"Iya sama-sama, eh iya lupa dari tadi kita belum kenalan yak? kenalin nama aku.... " Ucapan liam terpotong karena ada suara lebih tepatnya memanggil seorang gadis dan ternyata itu orangtua mereka yang memanggilnya. "Cecil sayang kamu dimana nak" Teriak ayahnya dari kejauhan sana yang masih mampu di dengar oleh Cecil. Lalu Cecil perlahan lahan mencoba berdiri dan berkata kepada Liam. "Em maaf kak aku pulang dulu ya udah dipanggil ayah sama bunda nih dan sekali lagi terima kasih karena sudah nolongin aku, dahhh kak" tambah Cecil sambil melambaikan tangannya ke liam lalu pergi dari hadapan liam begitu saja tanpa melanjutkan acara kenalannya tadi. "Yah padahal juga belum selesai kenalannya tapi malah langsung ninggal-ninggal aja!"gerutunya karena hampir saja ingin berkenalan dengan gadis mungil yang baru saja ia tolong. "Gimanapun caranya aku harus berkenalan dengan gadis mungil itu dan dapetin tuh gadis mungil. Lalu jika aku dah besar nanti aku akan menikahinya walau sampai badai menghadang pun aku akan mencarinya demi mendapatkan gadis mungil itu.......
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ciel Wiratama or Ciel Pradipta
  • SHADOW ( Selesai)
  • beautifull sunset and someone berbatik
  • CINTA DALAM KELABU
  • Meraih Restu Kakak [TAMAT] #WRITONwithCWBP
  • Kamu
  • Aksara Lingga
  • KETIKA CINTA DIPERTEMUKAN
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Silent, Please! (Re-up)

Seorang anak berusia 15 tahun yang memiliki kehidupan sederhana, dia juga kurang mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya, bahkan orang tuanya tega memukulinya untuk melampiaskan emosi mereka. Suatu hari dia tidak sengaja menolong seseorang yang lebih muda dari dia satu tahun dari pembullyan yang terjadi di sebuah gang kecil. Yang dimana ini dapat merubah kehidupannya. "Dad! Aku ingin seorang kakak" pintanya kepada Daddy nya "Kau sudah memiliki dua kakak apa masih kurang?" Jawab Daddynya Pasalnya Ia tau bahwa anak mereka tidak akan meminta apapun kecuali mereka tertarik akan sesuatu "Ya, kurasa yang ini berbeda Dad" jawabnya sekali lagi "Baiklah, kalau kau ingin mempunyai kakak lagi, tapi siapa?" Dia menyetujui permintaan si bungsu "Ciel Dad" dia memberikan nama orang yang akan menjadi calon kakaknya nanti Disisi mansion lain "Pa, aku ingin adek" ujar si kembar kakak "Kau ingin seorang adik?" Tanyanya kepada sang kembar kakak "Ya, namanya Ciel Pa" ucapnya dengan tegas "Baiklah, Papa akan mencari data anak itu" ucapnya menyetujui permintaan sang Anak Sekaligus dia penasaran kenapa anak kembarnya ini meminta seorang adik, semenarik apa dia? Bagaimana nasib Ciel kedepan nanti? Ia akan dihadapkan oleh keluarga yang sangat posesif terhadapnya karena sifat Ciel yang polos dan lugu itu tapi ia juga nakal dan tengil.

More details
WpActionLinkContent Guidelines