We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sebut Saja Kemungkinan

Sebut Saja Kemungkinan

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 24, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Bercerita tentang mimpi, sebut saja namanya Shin dan Shain. Dua sejoli berlari mengejar entah disebut mimpi entah disebut kehidupan, dan diakhiri dengan kata entahlah. Setahun lamanya berpuas dengan diri bekerja diluar kota, Shin dan Shain hidup berbeda pulau. Hidup yg digemelut pekerjaan, lantas pantaskah mereka disebut sepasang kekasih yang egois? Mengejar sesuatu dan hanya berharap pada takdir yang akan menyatukan mereka dipijakan yang sama. Ironinya semesta pun memberi kesempatan dengan satu pijakan, lagi dan lagi tak ada yang merendah hati memilih lagi di ruang yang berbeda, mungkin saja befikir sang waktu pasti menyatukan ruang dimasa depan. Jangan lupa, itu hanya kata mungkin saja. Shain bekerja di Ibu Kota dengan bermimpi menjadi wanita karir, terfikir apakah Sin berfikir juga demikian? Lalu kapan waktu dan ruang akan bertemu? Entah dilain waktu dengan gandengan yang berbeda ? Atau bertemu dalam kesetiaan? Lagi dan lagi entahlah. Kata komitmen kerap tertuang, mengikat kepercayaan tetapi selalu terlewati dengan kesibukan. Waktu terus berputar tak sengaja mengubah jalan hidup yang dulunya berdua berlari berdampingan menatap masa depan, sekarang seolah berjuang mengejar mimpi sendiri. Ini lah roda kehidupan, bersemayam tak ada yang tau pasti. Hidup penuh kejutan berlika liku, slogannya tak ada sesuatu yang kebetulan, lalu apakah ini takdir? Kepastian masa depan berjalan sesuai apa yang ditabur hari ini, kalimat itu pun ku masih meragu. Bisa berserah diri saja kepada Tuhan Yang Maha Esa seperti melayani Dia saja dan bukan manusia.
All Rights Reserved
#427
jauh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Silent Scars | Orine
  • Imam dari Sepertiga Malam
  • Jejak yang Tak Pernah Hilang
  • Raden Aluna | END
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Kalau Aku Telpon, 'Dia' Marah Gak?
  • Senja Raya
  • My Dear,is the Perfect "Husband"
  • Stranger | Orine

seorang gadis yang selalu menghadapi kejamnya dunia dengan senyuman manisnya. gadis yang tak pernah terpikirkan cara untuk membenci, tak peduli berapa kali dirinya di hina, senyuman nya tak akan pernah luntur dari parasnya yang indah. mungkin hanya ada kesedihan di dalam dirinya, dan tak lupa keikhlasan dirinya menghadapi itu semua dengan senyuman. "jangan pernah berani buat sentuh gue" "dasar ga guna" "lu ga akan pernah pantas jadi teman gue" -Oline entah siapa yang ada di pihak nya, entah siapa yang melindungi nya, dan entah siapa yang menemaninya. yang pasti mereka semua hanya diam saat dirinya di tindas, mereka semua bahkan ikut mengolok-olok dirinya. "aku hanya ingin membantu" "maaf sudah membebani" "aku akan memantaskan diri" -Erine

More details
WpActionLinkContent Guidelines