Payung yang Tertumbuk Hujan

Payung yang Tertumbuk Hujan

  • WpView
    Reads 1,015
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 25, 2020
Kepercayaan Tiyas tentang cinta adalah seperti hujan. Cinta akan datang dengan derasnya lalu jatuh di tanah tanpa jejak, menyisakan luka yang membekas, lalu hilang dengan seiringnya waktu dan akan kembali lagi. Cinta tak memiliki arti apapun dihidupnya, atau lebih tepatnya, Tiyas percaya bahwa cinta itu ada, namun tak ada yang spesial didalamnya. Jika sekarang datang, maka nanti akan pergi, dan jika sekarang pergi, maka nanti akan datang lagi, yah persis seperti hujan yang akan terus berulang. Sedangkan Haji, dia begitu mengidam-idamkan cinta, baginya cinta itu adalah sesuatu yang luar biasa, namun juga berbahaya. Dia berharap suatu hari nanti dia bisa langsung merasakan yang namanya cinta sejati, tanpa harus merasakan yang namanya terluka, dan Haji selalu memakai logikanya untuk itu. Dia tidak ingin menjadi bodoh karena cinta, menjadi sakit dan terluka. Tapi hal itu juga yang membuat dia tidak pernah tahu seperti apa rasanya jatuh cinta. Jika cinta Tiyas itu hujan, maka cinta Haji adalah payung. Saat hujan turun dengan derasnya, saat itu juga payung akan membentang dengan kokohnya. Cinta mereka saling bertolak, tapi di setiap air yang jatuh menumbuk payung, mereka selalu bercerita tentang rasa mereka masing-masing. Entah akan menjadi seperti apa kisah mereka, tapi yang jelas kisah cinta mereka akan menjadi kisah yang menarik untuk dibaca. (Don't Copy My Story) Payung yang Tertumbuk Hujan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE CLIMB [Completed]
  • Sudut pandang (felisha)
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • ON SIGHT (Completed)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • ALYA (END)

Cerita diprivate acak biar gak diacak-acakin. Follow dulu kalo mau baca secara lengkap (Humor-Teenfiction) "ngakak terus daritadi" "ceritanya mulai bikin baper euy, ada cerita yang relate banget lagi sama aku" "gue baper kadang ketawa kadang nangis, kadang dibilang mama 'kamu kenapa sih?' atau ga 'kamu chatan sama pacar ya?' padahal ga punya" "ya allah nyesek amat ya jadi lu" "ga tau harus tawa atau ikut sedih" "boljug caption ig" "gue yakin 100% yang buat cerita ini otaknya rada geser juga" "gue ga berenti ngakak kalo alip ngomong" "deg-deg an nih, kalo gue di posisi mereka" "jadi pengen kesitu" "kok lucu sih thor, gue ketawa mulu kalo baca story lu" "gue sedih sambil ngakak kayak orgil" "nah iya gue juga bingung kasih tau dong thor" Tentang Alyviah yang kepergok calon gebetan, sedang 'Bersolo Karir' di depan kipas angin ruang tamu rumahnya. Dan ketika Alyviah sedang melangsungkan 'Konser Tunggal' di dalam kamarnya, lagi-lagi ia kepergok. Misi tersulit Alyviah cuma satu, melelehkan es batu berjalan seperti Rafka si 'Anak Gunung'. Seperti kalian ketahui, karakter Anak Mapala atau Anak Gunung biasanya lebih mementingkan 'Dunia Alam' nya, ingin bebas, tidak mau terikat dengan apapun, tidak suka peraturan, dan berbagai karakter lainnya. Ya memang sih, Anak Mapala juga jadi incaran cewek-cewek di kampus karena mereka adalah sosok petualang. Kemungkinan perjuangan Alyviah akan seperti pendakian. Medannya terjal dan membuat kelelahan karena miring beberapa puluh derajat, tidak lurus, kadang licin, terjungkal, tersungkur, dan terjatuh. Namun, apakah akhir perjalanan Alyviah akan mendapati pemandangan yang indah? Terselip juga cerita tentang pendakian, ada beberapa gunung yang akan ditaklukkan. Mari mendaki---tertawa, sedih, kesal, kecewa, marah, baper bersama!

More details
WpActionLinkContent Guidelines