Lembaran Penutup

Lembaran Penutup

  • WpView
    Reads 1,170
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 26, 2019
Satu hari, sampai hari ini aku masih berdoa kau membaca dan peka akan perasaan yang selalu ku utarakan lewat pesan angin singkat setiap pagi. Selamat beraktivitas, aku rindu. Semoga kita lekas ketemu.
All Rights Reserved
#106
puisiindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [1] Rasa dalam Asa | ✔
  • Kau Puisi
  • Biru Milikku ✔
  • [3] Aksara, Rasa, Asa | ✔
  • Rangkaian Aksara
  • Aksara Tak Bertuan
  • Kepada sang pencipta rindu
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Bumantara Aksara || Haechan (END)

Highest rank #1 wattpadpoetry (14/04/2019) #1 pencintasastra (26/12/2019) #2 puisiindonesia (12/12/2024) #4 words (12/12/2024) #5 sastraindonesia (22/09/2025) #6 bijak (12/12/2024) #9 perih (08/04/2019) #15 poem (22/09/2025) #16 poetry (12/12/2024) #68 nonfiksi (22/09/2025) #81 sastra (22/09/2025) "Apa jadinya jika terlalu lama menyimpan rasa?" "Entahlah, kecewa mungkin." Aku mengangkat bahuku. "Lalu, bagaimana rasa itu bertahan?" Aku tersenyum, "kau akan menemukan jawabannya sendiri di sini, di kisah kita." *** Sekumpulan puisi tentang rasa yang berhegemoni dalam serat-serat mimpi, dalam kemustahilan; didedikasikan untuk: kamu, yang sudah terlalu jauh, yang bahkan lebih jauh dari sekadar asa. Seri Satu dari antologi puisi Rasa dalam Asa ©2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines