"Umi"
  • WpView
    OKUNANLAR 12
  • WpVote
    Oylar 1
  • WpPart
    Bölümler 1
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Paz, Eyl 24, 2017
Pandangan manusia takkan pernah habis.. Pemikiran manusia satu dan lain takkan pernah sama. Penilaian manusia terhadap yang lainnya pasti berbeda. Tapi Allah hanya menilai satu, proses ketakwaan kita. proses kita menempah diri menjadi. Pandangan manusia takkan pernah habis.. Pemikiran manusia satu dan lain takkan pernah sama. Penilaian manusia terhadap yang lainnya pasti berbeda. Tapi Allah hanya menilai satu, proses ketakwaan kita.. proses kita menempah diri menjadi shalihah.. . Mari bayangkan ibu dan bapak kita.. bagaimana mereka memeras keringat untuk membiayai pendidikan kita.. bagaimana mereka menabung untuk masa depan kita.. Bagaimana mereka terus tersenyum sedang usia mereka kian bertambah dan mereka hanya memikirkan kita di seumur hidupnya? Bagaimana bisa kita membalas jasa mereka? Bahkan diceritakan dalam sebuah kisah... Suatu hari, Ibnu Umar melihat seorang yang menggendong ibunya sambil thawaf mengelilingi Ka'bah. Orang tersebut lalu berkata kepada Ibnu Umar, "Wahai Ibnu Umar, menurut pendapatmu apakah aku sudah membalas kebaikan ibuku?" Ibnu Umar menjawab, "Belum, meskipun sekadar satu erangan ibumu ketika melahirkanmu. Akan tetapi engkau sudah berbuat baik. Allah akan memberikan balasan yang banyak kepadamu terhadap sedikit amal yang engkau lakukan." (Diambil dari kitabal-Kabair, karya adz-Dzahabi) . Mengupayakan keshalihan adalah salah satu amal jariyah bagi mereka.. lewat doa kita.. pahala untuk keduanya akan mengalir tiada terputus. . Bagaimana bisa kita berhenti berproses hanya karena ejekan teman-teman kita yang hatinya belum tersapa hidayah? Bagaimana bisa kita kembali ke masa lalu padahal kita tahu untuk sampai pada titik ini tidaklah mudah.
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • N O R A [on going]
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz
  • senja di matamu
  • Ketulusan Nafisya (On Going)✔️
  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)
  • Cerita kita (Tamat)
  • Kutinggalkan dia karena Dia
  • Cinta Dua Arah ( On Going )✨
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • ILUSI dan MIMPI

nyatanya, semua itu hanya omong kosong. janji-janji, perhatian, dan kalimat-kalimat manis mu kala itu hanya sebuah kebohongan belaka. bodoh nya aku yang terlalu begitu percaya. perhatian mu semua aku anggap sebagai rasa sayang mu padaku, namun itu salah. aku hanya sebuah pelarian yang kamu singgahi. setelah kamu mendapatkan apa yang kamu cari, kamu pergi. tanpa kamu pikirkan bagaimana perasaan ku. tanpa kamu pedulikan bagaimana hancur nya diriku. tuan, seandainya kamu tau setulus dan sebesar apa perasaan ku padamu. seandainya kamu tau bagaimana usahaku untuk selalu bertahan dengan mu. namun, itu semua hanya seandainya. dan pada kenyataannya kamu tak pernah sadar akan hal itu. kenyataan ini begitu menyesakkan dada. hari-hari ku lewati dengan hati yang kehilangan akan sosok nya. hari-hari ku lewati dengan luka yang tak kunjung juga mereda. tuan, terimakasih. bagaimana pun aku tidak bisa menolak perpisahan. akan ku sudahi semua rasa sakit ini tuan. aku akan belajar melupakanmu, sebagaimana kamu melupakanku. karna aku percaya, kepergian mu merupakan sebagian dari rencana yang diatas. dan aku juga yakin, jika suatu saat aku akan di pertemukan dengan seseorang yang jauh lebih mengerti aku ketimbang kamu. **** Cover by : hunyoel

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi