Story cover for "Umi" by Al_imron07
"Umi"
  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado sep 24, 2017
Pandangan manusia takkan pernah habis..
Pemikiran manusia satu dan lain takkan pernah sama.
Penilaian manusia terhadap yang lainnya pasti berbeda.
Tapi Allah hanya menilai satu, proses ketakwaan kita. proses kita menempah diri menjadi.
Pandangan manusia takkan pernah habis..
Pemikiran manusia satu dan lain takkan pernah sama.
Penilaian manusia terhadap yang lainnya pasti berbeda.
Tapi Allah hanya menilai satu, proses ketakwaan kita.. proses kita menempah diri menjadi shalihah..
.
Mari bayangkan ibu dan bapak kita.. bagaimana mereka memeras keringat untuk membiayai pendidikan kita.. bagaimana mereka menabung untuk masa depan kita..
Bagaimana mereka terus tersenyum sedang usia mereka kian bertambah dan mereka hanya memikirkan kita di seumur hidupnya?
Bagaimana bisa kita membalas jasa mereka?
Bahkan diceritakan dalam sebuah kisah... Suatu hari, Ibnu Umar melihat seorang yang menggendong ibunya sambil thawaf mengelilingi Ka'bah. Orang tersebut lalu berkata kepada Ibnu Umar, "Wahai Ibnu Umar, menurut pendapatmu apakah aku sudah membalas kebaikan ibuku?" Ibnu Umar menjawab, "Belum, meskipun sekadar satu erangan ibumu ketika melahirkanmu. Akan tetapi engkau sudah berbuat baik. Allah akan memberikan balasan yang banyak kepadamu terhadap sedikit amal yang engkau lakukan." (Diambil dari kitabal-Kabair, karya adz-Dzahabi)
.
Mengupayakan keshalihan adalah salah satu amal jariyah bagi mereka.. lewat doa kita.. pahala untuk keduanya akan mengalir tiada terputus. .
Bagaimana bisa kita berhenti berproses hanya karena ejekan teman-teman kita yang hatinya belum tersapa hidayah?
Bagaimana bisa kita kembali ke masa lalu padahal kita tahu untuk sampai pada titik ini tidaklah mudah.
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos

1 parte

Regístrate para añadir "Umi" a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
di akhir perang de nbeningnurislami
11 partes Continúa
" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.
The Love Story" Kurus & Mancung" de Itsmelagaimo
9 partes Concluida
Hidup itu sebuah perjalanan yang sangat berharga, namun tidak pernah lepas dari masalah mulai dari keluarga, sahabat bahkan kisah cinta-mu. Masalah yang hadir tentu bisa membuat kita rapuh. Tapi kamu harus percaya TUHAN tidak memberikan ujian melebihi batas kekuatan yang kita miliki, masalah tidak harus menjadikan kita lemah, takut tapi harus bisa mengambil hikmah-nya. Banyak hal yang membuat kita harus memahami tentang arti dari sebuah kehidupan. Disini aku hanya ingin cerita ku berlabuh melalui sebuah karya tentang percintaan dari kisah sendiri. Apa kalian mengalami hal sama dengan kisah ku ? Terima kasih, waktu mempertemukan kita mengenalmu salah satu anugerah terbesar di hidupku. Meski takdir tidak berpihak pada cinta. Tapi aku percaya selalu ada alasan terbaik kenapa sesuatu bisa terjadi. TUHAN selalu memiliki skenario terbaik- nya. Ikhlas atas segala takdir memahami dan mengerti, kenapa TUHAN memberikan cobaan itu ? Dan aku pun tidak memiliki jawaban atas pertanyaan ku sendiri, terpuruk dalam suasana, kehilangan arah, entah mau kemana pergi-nya ? Air mata mungkin bisa jadi saksi sepanjang hari memikul rasa sakit yang entah kapan sembuhnya ? Mau kemana mencurahkan segala duka ku ? Disini tidak ada siapa-siapa ? Hanya ruang kosong yang menemani diriku mengapa harus tinggal disini ? namun TUHAN hadir meskipun aku tidak pernah melihat-Nya dalam keadaan jiwa-ku yang remuk, hancur, Dia hadir menuntun dan menjagaku sepanjang hari. Aku percaya segala takdir TUHAN yang paling terbaik untuk setiap insan manusia di muka bumi. Pada dasarnya yang tersisa dari hidup kita adalah : kematian, dan kehilangan yang sangat sulit adalah menerima akan perpisahan itu terjadi 🥀 sesekali kita akan beruntung menemukan bahagia, tapi sesekali kita akan menemukan duka atau yang disebut luka.
Rinai de aqilaqiaa
28 partes Continúa
Kau tidak akan pernah tau, apa arti dari "maaf" dan "penerimaan" jika kau tak mengalaminya sendiri. Apakah maaf mudah untuk diberikan? Dan apakah menerima kesalahan mudah untuk dilakukan? Terkadang manusia terlalu sombong. Berlagak seolah semua bisa dia lakukan, namun ternyata semua itu hanya menjadi perasaan yang tersimpan dalam diri, bahkan siap lepas kendali kapan saja. Kau pun tak akan pernah tau bagaimana rasanya "cinta" tanpa kau rasakan sendiri. Cinta, yang terkadang menoreh luka tapi juga menyembuhkannya. Cinta, yang membuat banyak orang tertawa tapi tak jarang orang menangis karenanya. Dan cinta, yang menghadirkan sabar namun terkadang juga harus berakhir dalam ikhlas. Ini hanya cerita yang dibersamai oleh Rinai. Rintik sang hujan, menggenang bersama ribuan memori yang jatuh bersamanya. --------------------------------------- "Aku hanya ingin melepaskan belenggu hatiku. Karena itu, disini aku berkata jujur padamu. Aku menyukaimu, bahkan sejak lama." "Kau tidak tau tentangku, tidak tau kondisi ku. Aku buruk. Aku hina. Bahkan untukku sendiri, aku masih berusaha sangat keras untuk menyadari betapa menyedihkannya aku! Jadi mana mungkin bagimu untuk bisa menyukai seseorang seperti aku!" "Aku tau tentang dirimu, kondisimu, masa lalu mu, tapi perasaanku kepada mu tidak berubah. Aku mencintaimu. Dan jangan buat dirimu terjebak dalam ilusi yang kau buat sendiri. Lihatlah sekitarmu, banyak orang yang menyayangi mu, bahkan aku! ... Jadi, maukah kau membersamai aku di setiap langkahku kelak? Maksudku, maukah kau menikahiku?"
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
di akhir perang cover
Ketulusan Nafisya (On Going)✔️ cover
senja di matamu cover
The Love Story" Kurus & Mancung" cover
Rinai cover
Cinta Dua Arah ( On Going )✨ cover
Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz cover
Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah cover
N O R A [on going] cover

di akhir perang

11 partes Continúa

" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.