Pandangan manusia takkan pernah habis.. Pemikiran manusia satu dan lain takkan pernah sama. Penilaian manusia terhadap yang lainnya pasti berbeda. Tapi Allah hanya menilai satu, proses ketakwaan kita. proses kita menempah diri menjadi. Pandangan manusia takkan pernah habis.. Pemikiran manusia satu dan lain takkan pernah sama. Penilaian manusia terhadap yang lainnya pasti berbeda. Tapi Allah hanya menilai satu, proses ketakwaan kita.. proses kita menempah diri menjadi shalihah.. . Mari bayangkan ibu dan bapak kita.. bagaimana mereka memeras keringat untuk membiayai pendidikan kita.. bagaimana mereka menabung untuk masa depan kita.. Bagaimana mereka terus tersenyum sedang usia mereka kian bertambah dan mereka hanya memikirkan kita di seumur hidupnya? Bagaimana bisa kita membalas jasa mereka? Bahkan diceritakan dalam sebuah kisah... Suatu hari, Ibnu Umar melihat seorang yang menggendong ibunya sambil thawaf mengelilingi Ka'bah. Orang tersebut lalu berkata kepada Ibnu Umar, "Wahai Ibnu Umar, menurut pendapatmu apakah aku sudah membalas kebaikan ibuku?" Ibnu Umar menjawab, "Belum, meskipun sekadar satu erangan ibumu ketika melahirkanmu. Akan tetapi engkau sudah berbuat baik. Allah akan memberikan balasan yang banyak kepadamu terhadap sedikit amal yang engkau lakukan." (Diambil dari kitabal-Kabair, karya adz-Dzahabi) . Mengupayakan keshalihan adalah salah satu amal jariyah bagi mereka.. lewat doa kita.. pahala untuk keduanya akan mengalir tiada terputus. . Bagaimana bisa kita berhenti berproses hanya karena ejekan teman-teman kita yang hatinya belum tersapa hidayah? Bagaimana bisa kita kembali ke masa lalu padahal kita tahu untuk sampai pada titik ini tidaklah mudah.All Rights Reserved
1 part