Hanya Sekilas

Hanya Sekilas

  • WpView
    GELESEN 15
  • WpVote
    Stimmen 3
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Sep. 25, 2017
WpInfo
SACHBUCH
Genangan air yang berada di tengah jalan membuat Ujang terjatuh dan terpeleset. Tak terduga Ujang pun mati dan datang Udin yang terus menangis meratapi kepergian Ujang,hingga Udin pun mati menyusul Ujang T. A. M. A. T
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Kehidupan Yang Hilang
  • aku hanya ingin bahagia
  • A Light Far in Sight
  • Kafka
  • something happened to you
  • transmigrasi: Altharka (END)
  • LINGGA (END) ✔️
  • PCHIKOPAT and DETECTIVE(finish)✔

Waktu arabella umur 8 tahun dia dan ibunya yang sering dia panggil bunda pergi ke taman karna kecapean bermain arabella haus dan meminta izin kepada bundanya untuk membeli air minum ke seberang jalan.bundanya mengizinkan arabella untuk membeli minum tapi bunda nya sedikit cemas karna arabella harus menyeberangi jalan untuk ke warung itu jadi karna cemas bundanya mengikuti nya dari belakang tanpa Arabella tau,tanpa melihat kiri kanan arabella pun menyeberangi jalan saat masih di tengah jalan sebuah mobil melaju kencang ke arah arabella bunda yang melihat nya panik lalu berlari ke tengah jalan lalu mendorong arabella sekuat tenaga dan pada akhirnya bundanya yang tertabrak lalu meninggal Di sinilah hidup arabella mulai berubah yang dulunya sangat di sayangi oleh ayah dan ketiga abangnya sekarang menjadi orang yang paling di benci karna mereka menganggap arabella lah yang menyebabkan kematian bundanya

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien