Rumah yang Tak Bertuan

Rumah yang Tak Bertuan

  • WpView
    Membaca 884
  • WpVote
    Vote 46
  • WpPart
    Bab 9
WpMetadataReadLengkap Kam, Okt 5, 2017
Semua tentu tau, bukan, untuk apa sebenarnya sebuah rumah diciptakan? Untuk menaungi dan melindungi empunya, tentu saja. Tapi, bagaimana bila rumah itu justru tak lagi dihuni? Ditinggalkan seakan tak lagi mampu ditempati. Haruskah rumah itu tetap tegak berdiri? Inilah rumah yang tak bertuan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#726
brokenheart
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • Resital Sunyi (End)
  • Badai, Kapan Berlalu?
  • Rumah Yang Kuciptakan Sendiri
  • RUMAH|family issues
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Broken Home (Completed)
  • Traces in the Light
  • Far From Home [TERBIT]

Bagaimana jika perasaan itu tumbuh tanpa izin, hadir tanpa undangan, dan tinggal terlalu lama dalam hati yang tak pernah disapa? Ini adalah kisah tentang mencintai dalam diam. Tentang seseorang yang tidak pernah diminta untuk datang, tapi jadi alasan untuk bertahan. Harapan yang disimpan rapi di pojok hati, tak pernah diminta untuk dibalas, hanya ingin dimengerti. "Jauh. Esok nanti atau selamanya" bukan sekadar cerita cinta. Ini adalah perjalanan jiwa-tentang perjuangan tanpa jaminan, tentang kehilangan tanpa kata, tentang kecewa yang tak terucapkan, dan tentang harapan yang tetap tumbuh meski tahu ia tak akan pernah dipetik. Jika kamu pernah berharap pada seseorang yang bahkan tak tahu kamu ada, mungkin cerita ini adalah tentangmu juga. Karena mencintai yang paling tulus, kadang justru tak perlu memiliki-cukup mengikhlaskan, dan diam-diam mendoakan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan