Penantian Tentang Dirimu

Penantian Tentang Dirimu

  • WpView
    Reads 4,178
  • WpVote
    Votes 120
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 29, 2021
Aku tetap menunggumu di surga 'Allah menentukan semua nya 500 tahun sebelum allah menciptakan langit dan bumi, dan kamu jodoh ku yang telah di takdirkan dan di tetapkan untuk menjadi bidadariku yang mengisi hatiku dan akan menjadi teman hati sampai jannah -Nya' --- Al fatih --- I lost you at this time and my inspiration for writing disappeared because you were no longer in my heart. I want you to come back but it is impossible for now that you are still feeling with me
All Rights Reserved
#73
fatih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAKDIR ALLAH [End!]
  • MengenggamMu Dalam Ketaatan [TAHAP REVISI]
  • Aku? Kamu? kita? (freshan?)END
  • Risalah Hati (ZeeSha) [END]
  • TRIANGLE
  • Hanya Milikku S2 [zeechik]
  • Destiny [Selesai]
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama
  • SUBSTITUTE (LURAH)

✎Di dalam sangkar pernikahan paksa, hati kami terkurung seperti burung yang terjebak dalam kandang yang sempit. Namun, di balik jeruji tatapanmu, Gus, kutemukan setitik cahaya yang menembus pekatnya kegelapan, seperti sinar matahari yang memecah kabut pagi. Kau, yang dulu asing, kini menjelma teman setia, penawar sepi yang menghantui hati ini. Cinta yang tak terduga, mekar perlahan, seperti bunga yang merekah di antara retaknya takdir. Setiap detik yang kita lewati bersama, membuat hati ini semakin terikat pada dirimu, seperti benang yang terjalin erat dalam tenunan cinta. Aku tidak pernah menyangka, bahwa pernikahan paksa ini akan membawaku kepada cinta sejati. Tapi, kini aku menyadari, bahwa cinta tidak pernah memandang cara dan waktu. Cinta hanya memandang hati, dan kau telah menembus hati ini dengan cara yang tidak pernah aku bayangkan, seperti oase di tengah gurun yang kering, seperti cahaya di tengah kegelapan yang pekat. Gus, aku cinta padamu, seperti laut yang menghanyutkan pantai, seperti angin yang menghembuskan daun. Aku cinta padamu dengan sepenuh hati, seperti bunga yang mekar di taman cinta, seperti burung yang terbang di langit kebebasan.✎

More details
WpActionLinkContent Guidelines