Angin Si Perindu

Angin Si Perindu

  • WpView
    Reads 838
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Wed, Apr 15, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aku seorang Gadis, Pecandu senja dan penikmat kopi. Hidupku memang selalu gelap dan pait. Saat cerah dan manis datang. Tiba tiba mereka menghilang. Dia seorang pria tampan. Namanya Ziya. Artinya adalah angin Timur. Dia penancap luka terdalamku, namun Dia juga yang memberi ku pelajaran berharga yaitu cinta. Menyadarkan Ku betapa bodohnya cinta itu. Mungkin jika di dalam novel cinta itu memang ada. Tapi itu hanyalah karangan penulis saja. Ini adalah kisah ku Angin Barat yang selalu merindukan angin Timur.
All Rights Reserved
#78
rumor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terlanjur Resepsi
  • Long Distance Religion -LDR- ( Antara Aku, kamu dan tuhan )
  • Satintail
  • friendship dump
  • Ice Gril 🌧️ (TAMAT)
  • SIAP, MAS!
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Not Perfect (COMPLETED)
  • YOUNG CEO AND BAD GIRL

Kiran Mahesa, bujang lapuk yang ditinggal nikah oleh para adiknya. Diusia nya yang menginjak 32 tahun, dia sudah kebal digosipin disana sini. Dia nggak mau ambil pusing, selama makan nya cukup, gaji nya nggak dipotong dan cicilannya lancar. Dia bodo amat mau digosipin apa aja. Tapi berbeda jauh dengan sang ibu, yang semakin lama semakin khawatir karena anak sulung nya itu nggak menunjukkan tanda-tanda ingin beristri. Alhasil sang ibu semakin gencar mempromosikan anaknya kesana kemari. Terhitung sudah lebih dari 20 kali dia mengikuti kencan buta. Tapi semua yang mendekati Kiran nggak pernah bertahan lama. "Jangan kelamaan lajang, ntar expired." Ceramah bocil kemaren sore yang dulu nya doyan nongkrong di empang rumahnya. "Anak kecil gausah banyak omong." Balas Kiran cuek. "Aku udah gede ya, bang. Udah 23 tahun. Udah bisa jadi bini orang." Sungut perempuan tersebut kesal. Kiran melirik keatas dan kebawah secara seksama. Kemudian terkekeh pelan. "Nggak tuh, masih kecil." "SETAN!" *** Start : Sept 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines