Ten
  • WpView
    Reads 1,978
  • WpVote
    Votes 647
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 4, 2026
revisi//slow update (BTS dalam versi 13-18 tahun) Anak-anak remaja yang mulanya memiliki hidup biasa saja - menurut versi mereka, harus menjalani kehidupan yang tidak wajar. Bermula dari Namjoon, siswa yang baru saja menginjak bangku SMA ini menerima surat untuk menjalankan misi rahasia dari Mr. Brown, orang yang telah meninggal sepuluh hari sebelumnya. Identitas pengirim surat dirahasiakan, partner menjalankan misi dirahasiakan, misi utamanya pun dirahasiakan. Orang bodoh mana yang mau menjalankan misi seperti ini? Awalnya Namjoon dan rekan-rekannya berpikir seperti itu, namun setelah setiap sepuluh jam dia diteror dan ditimpa kesialan, para remaja yang awalnya berpikiran realistis itu mengubah cara berpikirnya. Mencari satu-persatu rekan mereka, merangkai satu-persatu misi yang terselesaikan, dan menemukan fakta-fakta yang tidak terduga. Berpacu pada hitungan sepuluh, meskipun mereka lebih suka angka sebelas - mereka dengar Tuhan suka angka ganjil.
All Rights Reserved
#204
mission
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nanti Kita Cerita Tentang Kel.7 (KKN) | END
  • Cupiditas Vitae
  • Second
  • Taekook one shoot story
  • I Want to Live
  • «Balas Budi Yang Mengikat»
  • Simpanan No, Istri Sah Yes. (ongoing)
  • Given || Ju Jihoon
  • The King & The Doctor
  • ALPHA'S SILENT SECRET

Bagi Mahendra Raditya, mahasiswa perfeksionis dan kaku, KKN di Desa Sindangasih hanyalah kewajiban akademis yang harus diselesaikan secepat mungkin. Namun, rencana hidupnya yang tertata rapi seketika berantakan karena kehadiran Haikal Dirgantara-seksi Humas yang urakan, pecicilan, namun luar biasa mudah memikat hati seluruh warga desa. Bersama lima anggota lainnya yang memiliki karakter saling bertabrakan-Rendra si sekretaris julid, Cakra si anak sultan, Jevan si cowok kulkas, Nana yang kelewat soft, dan Jidan si maba raksasa-posko Kelompok 7 tak pernah sepi dari adu gengsi, kepanikan proker, hingga tawa di tengah malam. Di tengah tekanan mempersiapkan acara akbar 17 Agustus bersama warga desa, dinding rasionalitas Mahen perlahan runtuh. Interaksinya dengan Haikal memunculkan debaran asing dan rasa posesif yang mengacaukan logikanya. Ditambah dengan benih-benih cinta yang juga mekar di antara anggota posko lainnya, Kelompok 7 belajar bahwa KKN bukan hanya soal membangun desa, tapi juga tentang meruntuhkan ego dan berani jujur pada perasaan sendiri. Mampukah Mahen menyingkirkan gengsinya sebelum waktu pengabdian mereka habis?

More details
WpActionLinkContent Guidelines