Think Coffee

Think Coffee

  • WpView
    Reads 7,871
  • WpVote
    Votes 1,549
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 18, 2018
[DIALOGUE STORY] "Halo, dengan Think Coffee di sini. Ada yang bisa kami bantu?" "Masih gak berubah ternyata." "Halo, dengan Think Coffee di sini. Kalau tidak order tidak perlu menelpon." "Anjir." ㅡ Copyright, Nadhivah 2017.
All Rights Reserved
#228
call
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir kopi dan cerita ✔
  • Twilight Coffee (Guardian Fanfiction)
  • Plan : Make the Tsundere Jealous [KROJAKI & GINSOU]
  • One cup of coffee
  • Episode Teror Kopi Cafe (Finished)
  • The Coffee Crush
  • Special Customer [END]
  • S1 Godfather [RionCaine] End~

Cerita bisa dimana saja, salah satunya saat kita menikmati secangkir kopi sambil berbicara dengan siapa pun yang ada di dekat kita. Bagaimana jika tanpa sengaja, cerita justru dijabarkan kepada seorang barista bernama Gentala, yang juga meneruskan bisnis coffee shop milik orang tuanya bernama Koffein. Apakah kisah orang tuanya akan terulang kepada remaja 19 tahun yang tidak ingin kuliah, karena baginya mencari uang jauh lebih penting. Hingga ia bertemu Renata, gadis 18 tahun yang pusing karena masuk kuliah dengan jurusan yang tak sesuai dengan keinginannya karena dipaksa orang tua. Cerita mereka seperti apa? Ikuti kisah mereka, dan bagi yang sudah pernah baca karya saya berjudul KOFFEIN, LESS OR MORE YOU STILL NEEDED, ini sequelnya yang saya bikin mendadak. Selamat membaca! ⚠️ Don't copy my work Copyright Rianievy2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines