Iblis dan Malaikat

Iblis dan Malaikat

  • WpView
    Reads 41,136
  • WpVote
    Votes 1,382
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 19, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Warning !! 17+ (the after story) Dua bersaudara yang mencintai wanita yang sama, mereka di juluki devil and angel karena walaupun mereka kembar, tapi sifat mereka bertolak belakang. Siapakah yang bisa mendapatkan hati sang gadis? [Yang gak suka jangan baca] [ Harus meninggalkan bekas setelah membaca] Mau di komen juga boleh. Jadi aku bisa merevisi nya menjadi lebih baik. ;)
All Rights Reserved
#1
arika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • About feelings   (selesai)
  • HATE&LOVE [PRIVATE] #3
  • ALVIVA (END)
  • The Secret Of Old School
  • Dua Sisi (TAMAT)
  • Me And Arza [REVISI]
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikah dengan wanita pilihannya. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, dia pun juga menorehkan luka yang tak bisa kumaafkan. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines