Pada sebuah perasaan, aku tak cukup mampu mengatakan bahwa aku terluka. Tak cukup sanggup, bila harus mengejarmu yang berlari sangat cepat, sedangkan aku di sini, tertatih, berdiri dari jatuh pun aku belum mampu.
Lewat tulisanku, aku mendoakanmu dari jauh, menumpahkan segala luka, menghidupkan kembali segala harap, mencoba berdiri dari jatuh.
Sebab, bahagia setelah terluka adalah suatu keharusan, merayakan setelah kehilangan, merapikan hati yang berantakan, melangkah tanpa melupakan.
Sebuah senja yang mengajarkan arti kehadiran, sebuah senja yang menghadirkan sebuah harap, sebuah senja yang menghadirkan kebahagiaan dan sebuah senja yang kembali harus dikenang.
Sebab, pada sebuah senja kuterluka.
Selamat menikmati, dan tenggelam dalam sebuah luka bernama senja.
#1 in poet - 24 September 2018
"Akan ada saatnya dimana kita bisa memilih dan sedia menerima pilihan. Sebab cita-cita cinta hanya bisa di usahakan, tanpa bisa di paksakan.
Akan ada saatnya dimana aku kembali lagi bersama diriku sendiri. Sebab setelah jauh mengikuti langkahmu, aku sadar bahwa kita tak bisa di satukan. Karena disatukan hanya akan menambah kepedihan yang belum terasa.
Dengan sederhana aku ingin memiliki kamu. Dengan sebongkah cinta yang padat, aku ingin meyakinkan kamu bahwa aku tidak main-main mencintaimu".
Cerita yang aku tulis dengan bahasa puisi ini, kuperuntukkan untuk kita yang tengah berusaha, untuk kita yang tengah tersakiti, untuk kita yang tengah sulit melupakan, terjebak dalam kenangan dan untuk kita yang mencoba bisa menerima kenyataan.
Tak ada kata lain selain berusaha, menerima, bersyukur dan mengikhlaskan.