DYILIAN [Revisi, Sabar Ya]

DYILIAN [Revisi, Sabar Ya]

  • WpView
    Reads 2,486
  • WpVote
    Votes 235
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 31, 2018
"Lia, dengerin gue! Gue sa-" Laki-laki itu menggelengkan kepalanya cepat, lalu berteriak kembali ditengah lapang yang sedang panas terik. "Gue suka sama lo! Gue gak mau kehilangan lo, Li!" Nafasnya memburu dadanya bergemuruh hebat sembari menatap punggung perempuan yang membelakanginya itu. Perempuan itu menghentikan langkahnya, lalu membalikan badannya untuk menatap seorang laki-laki yang sedari tadi berteriak mengutarakan perasaannya, luapan perasaan mulai menyeruak dalam dadanya. Seperti tak ada pasokan oksigen, dadanya terasa sesak. "Percuma Dim. Rasanya sia-sia lo bilang kayak gitu, lo gak bakalan bisa ngerubah apa yang udah tuhan takdirin, sekuat apapun elo, itu gak akan pernah bisa." Ucapnya lirih, rasanya ia sudah lelah, Setetes air mata jatuh dari pelupuk perempuan itu, dengan cepat ia mengusapnya kasar, lalu ia berbalik dan meninggalkan laki-laki tadi yang sekarang tengah merenung : menyalahkan takdir. Penasaran? Kuy, bacaaaa🙆 Jangan lupa vomment, tq💖 NOTES : LAGI TAHAP REVISI DULU, ADA BEBERAPA FAKTOR YANG MENGHARUSKAN AKU BUAT REVISI SEKARANG, MESKIPUN CERITANNYA BELUM SELESAI. MOHON MAAF:(( SILAHKAN FOLLOW INSTAGRAM (at)berlianabilaaa (at)dyilian.wattpad DyiLian Copyright © 2017 created by berliana nabila
All Rights Reserved
#481
funfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Blind Rainbow
  • ATHALARIQ
  • ALGAFA
  • Prestige
  • Gone(✔)🔚
  • Numbness (selesai)
  • Cheerful Girl [ENDING]
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • MyBoyfriend Is Rude
  • DIZAH (Dika & Zahra) [END]✔

[Teen Fiction] Follow dulu, baru dibaca. "Awal pertemuan kita bagai takdir. Antara aku dan dirimu seperti terikat oleh seutas benang tak kasat mata yang disebut kebetulan. Kita dengan semua perbedaan yang ada bertemu dalam keadaan tidak terduga. Dan karena takdir pula kita mencoba bersama dan melupakan kenyataan akan pahit yang mengejar. Lalu takdir. Apa karena dirinya pula kita akan berpisah?" -Pelangi "Bagiku setiap detik bersamamu adalah masalah. Kamu bagai bom waktu yang selalu meledak tepat dihadapanku. Tapi entah kenapa aku justru merasa nyaman dengan keadaan ini. Semakin lama aku semakin memahami dan mencintai kamu. Tapi aku harus lari. Mengucap pergi pada mimpi indah yang selama ini kita bangun. Namun kumohon. Jangan anggap diriku sebagai salah satu dari mimpimu. Karena aku nyata. Karena aku selalu disisimu. Hidup. Bukankah memang kadang terasa aneh seperti ini?" -Arsen Kisah tentang kalian yang mencari cinta Kisah tentang kalian yang mencari pemaafan Kisah tentang kalian yang mencari ketenangan *Cerita dibuat belum diedit, jadi harap pengertiannya jika mau tetap lanjut membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines