Soulmate

Soulmate

  • WpView
    Reads 2,491
  • WpVote
    Votes 135
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 26, 2017
"hei! Kau seperti baru saja bertemu hantu." Ujar taehyung "hyung, dia jodohku, aku tidak salah lagi" ujar jungkook "jangan bodoh, ketika aku melihatnya aku juga merasakan dia adalah jodohku." Tawa taehyung "tidak! Kali ini aku serius hyung! Dia berjodoh denganku!" kukuh jungkook "apakah kau lupa jika kata ayah, ada seorang vampire dikalangan bangsawan yang memiliki kemampuan menarik para kaum adam? Dia adalah orangnya!" tegas taehyung. "aku harus mencari tahu..apapun caranya aku harus mendekatinya" ujar jungkook dan hanya dibalas helaan nafas dari taehyung. .... ....
All Rights Reserved
#273
fantasy-romance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Savior Mate (Diterbitkan)
  • Not Today
  • Come to you [COMPLETE]
  • Pemburu Vampir
  • 30 DAYS
  • We Are Not The Same | Kim Taehkyun
  • Ending Scene 🎥
  • Between Us (Vkook) END #Wattys2019
  • I Love a Vampire -KTH (END)
  • I'm Yours, Master! [JiChen]✓

Fantasy-werewolf "Apakah setiap serigala memiliki mate dari kaumnya sendiri?" Tanyanya. Dahi Arnold berkerut. "Tidak juga, ada beberapa dari mereka yang memiliki mate dari seorang manusia bahkan yang paling ekstrem dari bangsa vampire, meski hal itu sangat jarang terjadi-tunggu!" Arnold menegakkan tubuhnya. "Kau sudah menemukan mate-mu?" Tanya Arnold. Gabrielle terdiam, dalam hatinya tengah bergejolak. Arnold terkekeh. "Bagus kalau begitu, kau menemukan mate-mu lebih cepat, dibandingkan aku yang belum menemukannya. Kau bisa menghisap darahnya untuk bertahan." Kekehnya. "Apa aku bisa menolaknya sebagai mate-ku?" Tanya Gabrielle tiba-tiba membuat Arnold tersentak. "Mengapa?" Tanya Arnold. "Bukankah kau butuh dia untuk tetap hidup sebagai vampire?" "Apa aku bisa menolaknya sebagai mate-ku?" Tanya Gabrielle mengulang, membuat Arnold menyeringai. "Tentu saja."

More details
WpActionLinkContent Guidelines