TERSENYUMLAH

TERSENYUMLAH

  • WpView
    MGA BUMASA 6,243
  • WpVote
    Mga Boto 461
  • WpPart
    Mga Parte 16
WpMetadataReadKumpleto Wed, Jul 31, 2019
"Seakan tak ada harapan. Berjuang lawan rasa takut, namun rasanya percuma saja. Mereka bisa memperlakukanku seperti itu, tapi mau sampai kapan? Apa mereka tidak akan pernah puas? Dapatkah ku sanggu mengejar impian dan mampu mempertahankan senyuman demi menutupi rasa sakit dan kecil hati yang mereka perbuat?" Seorang anak lelaki yang masih polos dan lugu, kini dihadapkan oleh masalah yang serius. Merasa diasingkan oleh orang di sekitarnya, apakah dirinya sanggup hidup di bawah tekanan seperti itu? Dapatkah masalah ini terselesaikan atau malah memperburuk keadaannya? Marilah baca novel yang menyentuh hati ini, untuk mengetahui jawabannya! [TELAH RILIS SECARA LENGKAP] -------------------------------- Fitur dalam novel: Dilengkapi video musik instrumental, dari channel youtube 'Jurrivh'. Putarlah video musik tersebut seraya membaca novel ini agar dapat merasakan sensasi menenangkan. (*Tap 4 kali video tersebut untuk memutarnya)
All Rights Reserved
#111
anakmuda
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Sejenak Luka
  • A Fractured Soul
  • Waktu?
  • About kevin (End)✅
  • ELGITA  (TERBIT)
  • HARDEST CHOICE [Complete]
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Where The Feelings

"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Nara tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Nara tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Nara menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Nara di hidup mereka. Karena Nara cacat. Penuh cela. Nara dibenci. Nara disiksa. Nara ditinggal. Nara tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Nara bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman