Story cover for  Heart Troublemaker by FebbyEslbss
Heart Troublemaker
  • WpView
    Reads 369
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 369
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Sep 27, 2017
"Lo bercanda? gue yakin kantong pelajar kayak lo itu pasti tipis dan nggak bakalan cukup untuk bantu bayar utang bokap lo!"  ucap Vanno tersenyum remeh sambil tertawa sombong.

"Pliss kak, gue rela kok jadi apa aja, gue rela juga nuruti semua perintah kakak" ucap Ilana yang memelas

"tawaran lo lumayan bagus juga, gue pikir lo cocok  jadi pembantu gue" 

"pe..pembantu?" Ilana yang sangat terkejut hanya bisa melongo bodoh.

Tiba-tiba Vanno ingat sesuatu. Nenek nya akan datang nanti malam! Wah timing yang tepat nih.

"Tapi itu terlalu rendah buat cewek sedikit cantik kayak lo, gimana lo jadi pacar gue aja?" kata Vanno sambil menaikkan satu alis nya

"Ha?"  Mata Ilana hampir keluar mendengar penjelasan Vanno.

"Gue bakalan jeput lo nanti malam"

"Ha?" Ilana  sepertinya terkena serangan jantung.

"Makan malam bareng keluarga gue" Vanno menjelaskan.

"Ha?" Kayaknya terkena serangan jantung beneran deh.

"Kayak orang bego tau gak. Ha ha aja sampe mampus!" Ucap Vanno kesal dan meninggalkan Ilana.

"Ha?" 

Ilana jadi bego dan mampus beneran.




                                *****

Ini memang cerita klise dan terlalu monoton.
All Rights Reserved
Sign up to add Heart Troublemaker to your library and receive updates
or
#387watty
Content Guidelines
You may also like
HTS (Hubungan Tentang Status) by Dilandita
28 parts Complete
"Lo percaya hubungan tanpa status nggak?" Ara menatap Ale dengan heran, "Kenapa tiba-tiba lo nanya begitu?" "Gue pengen tau aja pendapat lo." "Kalau gue rasa sih nggak bakal ada manusia yang mau menjalani hubungan tanpa status. Kalaupun awalnya dia nerima, pasti lama kelamaan dia bakal nuntut sebuah kata yang disebut 'status' itu sendiri." Ale hanya mangut-mangut mendengar jawaban Ara. Lalu, sebuah ide muncul dikepalanya. "Kita coba yuk?" "Coba apaan?" Tanya Ara heran. "Coba HTS-an." "Nope, lo gila ya?" "Lo takut ya Ra?" Tantang Ale. "Siapa bilang gue takut? Gue cuma males ngikutin permainan gila lo itu." "Ayolah Ra. Lagian ini efektif." "Efektif apaan?" "Efektif menjauhkan makhluk-makhluk yang bernama cewek dari pandangan gue." "Lah gue kan cewek?" "Kecuali lo, Kiara Nabila." Ujar Ale. "Lagian ada keuntungannya buat lo." "Apa keuntungannya?" "Lo nggak perlu ngelabrak lagi cewek-cewek yang ada hati sama gue." "Deal." Ucap Ara tanpa pikir panjang. Begitulah 'permainan' itu dimulai. Tetapi mereka lupa, siapa yang bermain api maka harus siap juga untuk terbakar. Yeaaaaay.. Cerita kedua dimulaaaaiiiiiii.. Kali ini ada Ara dan Ale, si duo bersahabat yang bertolak belakang sedang memulai cerita mereka. Mari dibaca, comment, dan vote yaaa.. Salam Sayang, Dilandita Note: Jangan menambah dosa dengan mengcopy paste dan meremake hasil karya penulis. Cover diambil dari Pinterest, jadi jika ada kesamaan dalam cover mohon dimaafkan, namanya juga dunia maya. Terima kasih.
You may also like
Slide 1 of 10
Essentialy Love (SELESAI) cover
Code Name: Athena  cover
AYKA cover
ALVANSA [Completed] cover
HTS (Hubungan Tentang Status) cover
365 Day's to Fall in Love cover
TANTAN ; with you [ ON GOING ]  cover
Bad Girl VS Bad Boy {END}  cover
My Bad Life cover
Ditya cover

Essentialy Love (SELESAI)

47 parts Complete

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸