Garis Takdir

Garis Takdir

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 29, 2017
Mentari Alya Putri, gadis manis asal Bandung yang pendiam. Tidak terlalu banyak memiliki teman apalagai sahabat, yaa itu benar. Dia hanya memiliki 2 sahabat laki-laki dan 3 sahabat perempuan. Senja Putra, laki-laki idaman seuniversitas. Memiliki tubuh tinggi, proposional, hitam tetapi manis. Memiliki banyak teman, namun tidak dengan sahabat. Ia hanya memiliki 4 orang sahabat. Rassyiqul Adam Akhbar, laki-laki idaman ke 2 seuniversitas. Tubuh proposional, ditambah kulitnya yang agak lebih putih dan lesung pipitnya yang memikat, taat akan ibadah kepada-Nya. *** Mereka dipertemukan oleh takdir, dan dipisahkan oleh takdir. Seolah takdir mempermainkan kehidupan ketiganya, seolah takdir tak pernah lelah untuk menguji mereka. Disinilah saatnya, saat mereka benar-benar pasrah akan kehendak-Nya dan menerima garis takdir mereka masing-masing
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KEINARA (End)
  • CHAVANDA
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Dear Letnan|TNI✔
  • Heliophobia ✔
  • Bintang [Park Jisung]✓ END
  • Casual Heart
  • Hukum Untuk Senja [Hiatus]
  • SKRIPSUIT  ✔

(Sequel Ais-Ari) REVISI BERJALAN - Dia, Keinara Putri Pratama. Gadis bertubuh kecil mungil dengan wajah khas Asia, berumur 25 tahun berprofesi sebagai dokter. Cantik gak sih? cantik. Rambut lurus, hitam. Kulit putih bersih, wajah oval, mata sipit serta hidung bangir. Banyak yang iri dengan penampilannya? gak sih soalnya dia gak pernah dandan, malah seringnya tampil buluk. Terlahir sebagai putri tunggal dari pasangan Yumna Nuha dan Takashi Surya Pratama. Ya tentu Mr. Taka yang itu! pemilik perusahaan besar yang memproduksi alat medis. Hmmm enak ya hidupnya?! kaya raya dari lahir, gak usah kerja gakpapa, uang mereka tak berseri. Kenyataannya, sekarang Nara malah mengabdikan diri di sebuah rumah sakit umum sebagai dokter IGD. Demi apa? Kenapa Nara tak menerima saja, fasilitas dan berbagai kemudahan yang disediakan oleh orang tuanya? Karena bukan itu yang diinginkan Keinara. Masa kecil yang dilalui hanya bersama ibunya saja, masih membelenggu alam bawah sadarnya. Bukan berarti Nara membenci sang ayah karena masa lalu mereka, sebaliknya gadis itu sangat memuja ayahnya. Bukan pula karena anti laki - laki, karena Nara masih memiliki mantan terindah seorang pria mapan idaman para gadis. Hanya saja, Nara terlalu memikirkan perasaan orang - orang terkasihnya. Ingin keluarga yang utuh, ingin persahabatan yang erat, ingin hidupnya berada ditengah - tengah keseimbangan. Akankah semuanya berujung bahagia bagi Nara? -Agisty Puteri

More details
WpActionLinkContent Guidelines