Hopes
  • WpView
    LETTURE 36
  • WpVote
    Voti 5
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, ott 10, 2017
Monica, Kallia, Dan Mira. 3 sejoli yang tidak pernah percaya akan jatuh cinta pada pandangan pertama. Monica yang polos tidak tahu apa-apa tentang cinta kini terjebak dengan dua orang lelaki yang menyukainya. "Gue suka sama lo dari lama mon, lo mau jadi pacar gue?" ucap rizal. "Gue mungkin bukan orang yang tepat untuk lo. Tapi, gue masih boleh kan untuk jatuh cinta sama lo?" ucap ali. Kallia si cewe tomboy ini meragukan untuk berpacaran. Tetapi, si cowo bernama Girvan pun berhasil mendapatkan hatinya. "Kall, makan yuk." "Nggak mau van, lo tau kan gue lagi bete" "Mau kali kalo gue yang nyuapin" "......." Mira si cewe pendiem ini terjebak oleh perasaannya sendiri terhadap Rafa. Apakah, Rafa tau perasaan Mira yang sesungguhnya? "Mir, lo kenapa ngeliatin gue sampai segitunya?" "Idih, pede gila lo!"
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Sayang
  • Don't Trust Me
  • ALAN ✔
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • EPHEMERAL
  • savira
  • Persona
  • Complicato [END]
  • DRABIA [END]
  • LALA
Sayang

TERBIT 📖 - "Siapa yang bernama Sayang di sini?" teriak panitia itu, membuat sebagian orang di sana menahan tawa sekaligus penasaran. "Ayo ngaku aja." Alya mengangkat wajahnya. "Sayang...," panggil cowok itu lagi, membuat Alya melihat ke sekelilingnya. "Nggak usah cari ke sana kemari karena yang namanya Sayang itu kan elo." Alya mengernyit. Geli. Dia menatap cowok itu. Kernyitan di dahinya semakin dalam saat cowok itu melihat ke arahnya sembari tersenyum. "Halo, Sayang?" Cowok itu mengangkat tangannya. "Kenalin, gue Arya." Mulai hari itu, Alya tak tahu bahwa kehadiran Arya ke depannya akan memberi warna dalam hidupnya. Warna-warni. Dan jangan lupakan kelabu. copyright©2019, sirhayani

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti