Me Vs My Sister

Me Vs My Sister

  • WpView
    LECTURES 198
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadTerminé ven., janv. 12, 2018
Zevanya Achilla, seorang gadis remaja jahil bin tengil,tomboy tapi cantik,ga pernah ngerjain pr,badan kaya lidi,ga bisa masak,sering telat,suka berantem terus sama kakaknya,,kalo ke sekolah selalu dikuncir satu,bajunya dilipet sampe siku,jutek banget lagiii kalo sama orang yang baru dikenal. Sering menjadi pengantar surat cinta untuk kakaknya. Pokoknya dia tuu bagaikan langit dan bumi deh sama kakaknya Vs Naresha Laquenna,,Selama ini memang dia itu punya segalanya bisa dibilang dia itu sempurna dia sangat cantik,sangat feminim,hobi berdandan, jago masak, memiliki tubuh seperti model. Teman-temannya pun menyebutnya body goals . Bahkan tak sedikit majalah-majalah remaja yang menawarkannya jadi model,dia juga pandai,di kampus Resha itu bagaikan bintang!!pokoknya plus plus deh Pilih yang manaa??
Tous Droits Réservés
#678
twins
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Pretend Love Hurts the Most ( fresha )
  • TAKLUK
  • Antara Ada Dan Tiada ✓ [2min, slight Banginho]
  • SEA AND MOUNTAINS ( ZEESHA )
  • MY IDOL GIRLFRIEND ( ZEESHA )
  • between love and edelweiss 2 [END]
  • Senandung Dua Jiwa 2
  • STAY WITH ME••ON GOING••
  • Eurika milik kita
  • PENDULUM (BOOK I)

Marsha selalu berusaha menarik perhatian Freya-cowok populer di sekolah yang dingin dan nyaris tak pernah menunjukkan emosi. Walaupun berkali-kali ditolak, diabaikan, bahkan dipermalukan di depan teman-temannya, Marsha tetap tidak menyerah. Ia percaya, suatu hari nanti, Freya akan melihat usahanya, memahami perasaannya, dan akhirnya jatuh cinta padanya. Tapi waktu terus berjalan. Luka demi luka yang Freya ciptakan membuat Marsha lelah. Hatinya remuk oleh harapan yang tak pernah berbalas. Sampai akhirnya, Marsha memutuskan untuk berhenti. Dia menjaga jarak, mencoba melupakan, dan pelan-pelan mengikhlaskan semua rasa yang dulu begitu besar. Tanpa disadari, kepergian Marsha adalah tamparan paling keras bagi Freya. Untuk pertama kalinya, Freya merasa kehilangan. Rasa yang dulu ia abaikan, kini justru mengisi kepalanya tanpa henti. Tapi semua sudah berubah-Marsha tidak lagi di sana, tidak lagi tersenyum untuknya, tidak lagi mengejar. Dan kini, Freya harus berjuang. Bukan untuk dicintai... tapi untuk dimaafkan. tapi di balik itu ada kisah sedih dari Freya yang trauma dengan keluarga ya sendiri

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu