Cinta Pertama atau Cinta Kedua?

Cinta Pertama atau Cinta Kedua?

  • WpView
    LECTURES 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., sept. 17, 2018
Cinta, hanya satu kata yang singkat,padat,dan jelas, Cinta itu harmonis, membuat hati bahagia. Itu yang sering dibicarakan oleh orang-orang. Tapi tidak untuk seorang gadis yang bernama Kezia Amora. Cinta itu rumit, penuh luka yang tak berdarah. Hanya kalimat itu yang selalu dipikirnya. Seseorang yang dulu dicintainya pergi, untuk meraih masa depan, yang membuat hatinya terluka bukan hanya ditinggal pergi, tapi ada seseorang yang menggantikan posisinya sebagai pacar. Dari pengalaman cinta pertamanya yang berujung menyayat hati, Kezia Amora tidak mau mencoba mencari yang baru. Tapi apa daya seorang perempuan yang ingin sekali di beri perhatian khusus dari sang kekasih selain orangtuanya. Saat Kezia mencoba membuka hati untuk pria lain, tapi dia hanya bisa memendam rasa itu sendiri, tidak pernah sekalipun ia mengatakan bahwa dia mencintai pria itu. Cinta pertama mengkhianatinya. Cinta kedua tak terbalaskan. Lalu lantas apa yang akan dilakukan Kezia ketika kisah cintanya sangat pilu? ________
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Yang Tertinggal
  • You Are Different In My Eyes
  • Limerence
  • Cinta di Atap SMA
  • Antara Dendam dan Cinta
  • cinta

Cinta.... Begitu banyak wanita yang terperangkap dalam kata Cinta. Apakah cinta itu sebenarnya? Mengapa semua orang sampai dibuatnya merasakan seribu kebahagian dan sejuta kesedihan? Mengapa mereka merelakan harga diri mereka untuk mendapatkan segenggam cinta dari sang pujaan hati? Mengapa mereka dapat membuang mimpi dan cita-cita mereka, agar dapat menjalani sisa hidup bersama kekasih mereka? Saat mereka jatuh dalam pelukan cinta, mereka akan merasakan segala keindahannya. Mereka akan memuji keindahan cinta. Mereka akan menulis sebuah syair panjang untuk merefleksikan rasa cinta mereka. Tapi saat cerita cinta itu berakhir? Mereka hanya akan berurai air mata. Air mata kehilangan. Air mata. Ya...hanya akan ada air mata menemani mereka. Betapa bodohnya mereka. Memuja cinta. Memuja sesuatu yang hanya akan membuat mereka menderita. Memuja sesuatu yang semu. Memuja sesuatu yang tak pasti.... Mungkin aku terdengar terlalu membenci cinta, mungkin aku terdengar terlalu sinis terhadap cinta. Sebagian orang mengagap bahwa aku tidak pernah merasakan mencintai. Sebagian lagi berkata bahwa aku takut untuk jatuh cinta. Mungkin pendapat yang kedua benar. Aku takut untuk jatuh cinta... lagi. Karena aku takut sakit untuk yang sekian kalinya. Ya... aku sudah beberapa kali merasakan mencintai seseorang dan merasakan beberapa kali di sakiti oleh rasa cintaku....

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu