Best cover @prlstuvwxyz.
Ini cerita lama rasa baru, alurnya sama tapi ada bedanya. Baca berita noh untuk tahu kelengkapannya.
"Woi!" Nanda berusaha mengejar langkah lebar cowok tinggi yang sudah jauh melangkah di hadapannya.
Tidak ada tanda-tanda cowok itu akan berhenti. Kalau tidak salah lihat, cowok itu malah semakin melebarkan langkah kaki panjangnya.
"Ceilah, gue dikacangin?" Cewek itu berhenti berusaha mensejajarkan langkah. Bercuma, kakinya kalah panjang dengan cowok tinggi itu.
"Terus aja gitu. Gue tinggal, nih!" Ancaman tidak bermutu macam apa itu? Jangan munafik, mereka memang kadang terlihat tidak cocok di kepalanya.
Bara yang memang berkaki panjang, melangkah dengan lebar, mencekal lengan gadisnya agar kembali menghadapnyanya.
"Lo!" Naik satu oktaf nada suaranya, tetapi ketika dilihat Nanda berjengkit terkejut, ia melanjutkan, "kenapa harus berubah?"
"Apaan, sih?" Nanda jelas bingung.
"Ngapain ngerubah penampilan lo?" ucap Bara.
Nanda menatap tubuhnya, dari kaki hinggga dada.
"Kenapa? Gue aneh, ya?" ucapnya melirih, rautnya menyendu, helaan napas panjang ia ambil untuk bukti.
Ia tidak mau Aldebara Geriel malu punya pasangan yang nggak cantik atau menarik sama sekali seperti Ananda Gabby Fredella. Ia juga tidak mau menjadi pasangan yang harus disembunyikan seperti sebelumnya karena mungkin dianggap memalukan.
"Itu masalahnya." Cowok tinggi dengan wajah rupawan itu menangkup wajah Nanda. Namun, Nanda yang sudah berkecil hati tetap menundukkan pandangan.
"Lo nggak aneh sama sekali ...," ucapnya menggantung, mengusap pipi hingga bawah mata Nanda, menarik cewek itu untuk menatapnya, sekarang dengan bibir mengerucut.
"Malah, cantik banget. Gue nggak suka orang nontonin cewek gue!" Nadanya datar, tetapi menekan di setiap kata yang ia miliki.
Nanda merinding bukan main melihat mata cowoknya menatap setajam silet ke sekitar. Memberi aura intimidasi, membuat mata siswa yang menatap gadisnya beralih seketika.
"Pengen mati aja Ya Allah!"
Bukannya mencegah, Dean malah tersenyum kearah sahabatnya yang paling cantik itu sembari mengacungkan kedua jempolnya semangat.
"Bagus!"
"Ntar gue tahlilan kerumah lo, jangan lupa nasi boxs-nya ayamnya banyakin ya."
Ini bukan cerita tentang ketua geng motor keren yang jago berkelahi dijalan!
Ini juga bukan cerita cewek nerd yang mengejar pangeran sekolah!
Ini hanya cerita konyol tentang persahabatan dan cinta antara dua orang yang sama-sama tidak menyadari isi hatinya. Bagaimana mereka dapat mengatasinya saat semakin lama perasaan itu semakin muncul?
•••
Dean terkekeh. "Semoga istri gue nanti nggak secerewet lo, Al."
"Dan semoga suami gue nanti nggak pemalas kaya lo." sahut Alana tak mau kalah.
"Eh, tapi gue pengen punya istri yang bisa masak kaya lo."
Alana tersenyum. "Dan gue pengen punya suami bisa jagain gue, kaya lo."
Cowok itu langsung bertepuk tangan heboh. "Yaudah fiks!"
Kedua alis Alana terangkat tinggi. "Apa?"
"Ayok nikah!" ajak Dean ngawur.
"GEMBLUNG!"
______________________________________________
Rank :
🎖1 in romcom (20-10-2021)
🎖3 in teenfiction (20-10-2021)
🎖7 in humor (23-10-2021)
🎖1 in sma (23-10-2021)
🎖1 in acak (23-10-2021)
🎖2 in remaja (23-10-2021)
🎖1 in deal (25-10-2021)
🎖10 in baper (25-10-2021)
🎖1 in lucu (07-11-2021)
🎖1 in funny (10-11-2021)
🎖1 in dean (10-11-2021)
🎖1 in komediromantis (4-12-2021)
🎖3 in persahabatan (6-12-2021)
🎖️1 in ngakak (7-7-2022)
KONFLIKNYA RINGAN KOK!
Mungkin kalian mikir cerita ini aneh karena banyak extra partnya. Itu karena aku awalnya mikir buat nggak bikin sequel, jadi aku kasih extra part yang banyak. Semoga kalian suka🙏🏻
*Cerita ini murni hasil pemikiran saya sendiri. Apabila ada kesamaan nama tokoh itu tidak disengaja. Kasih vote dan coment kalau kalian suka sama cerita ini..author nggak maksa hehe..kasih seikhlasnya aja..
Start : 19 Agustus 2021
End : 8 No