Lukisan Pelangi Harapan

Lukisan Pelangi Harapan

  • WpView
    Membaca 192
  • WpVote
    Vote 7
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Okt 20, 2023
Gores-gores tinta meliuk mesra membentuk kata demi kata dalam rangkai nada yang mengalun merdu. Pada kisah tentang aku, kamu, dan dia di antara kita. Merajut sweter kenangan manis nan pilu yang terekam pada dinding memori. Jejak derita menyapa melodi asa saat mata lelah mulai tertutup beristirahat. Namun, rasa meraih tubuh untuk mengecap, bahkan mimpi pun terusik bila diam yang menjadi jawaban. Kala angin saling berkabar dan dedaunan mulai berbisik, dada pun kian sesak bila tak menyatukan gambar-gambar yang bercerita dalam untai kata sendu bersama bunga-bunga. Dunia yang penuh tawa dan air mata saling bertautan pada lukisan kata yang tercipta dari emosi dan sensasi hati. Sebuah inspirasi yang menciptakan harmonisasi dalam kreativitas aksi pada masa, ruang, dan sejarah. Semua terangkai indah dalam kumpulan puisi karya penulis-penulis piawai bersama Violetta. Melengkapi Kisah Jiwa dan Semesta bersama dalam persaudaraan bahasa.
(CC) Atrib. BerbagiSerupa
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Commissar, I Love You ✔
  • Di Balik Layar [Completed]
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Bait-Bait Semesta
  • PAIN (TERBIT) ✔
  • Nestapa [END]
  • Sore, Senja, dan Hujan
  • Azkia(SELESAI)
  • CERPEN (END)

"Anda telah membunuh orang yang paling saya cintai! Anda telah merenggut kebahagiaan saya! Saya sangat membenci anda!" - Arunna Dwi Renanta "Maafkan saya, tapi ini semua saya lakukan untuk kebaikkan masa depanmu. Maaf jika saya membuatmu kehilangan orang yang paling anda cintai, tapi saya janji akan memberikan cinta yang lebih besar darinya." - Narendra Hanum Dinata "Cinta? Yang lebih besar dari dia? Tidak akan ada! Jangan terbang ketinggian, kalau jatuh sakit! Dasar rumah tangga ini adalah kebencian, dan itu akan tetap sama!" - Arunna Dwi Renanta

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan