Love Hurt
  • WpView
    Reads 1,357
  • WpVote
    Votes 728
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 14, 2018
Gimana jadinya seorang adik kelas berpacaran dengan kaka kelas yang playboy. Arabella Angel Casano atau biasa di panggil Ara atau Anabel jika temannya sedang kesal dengannya. Dia anak baru di SMA Wanabakti ini dan sedang jatuh cinta dengan kaka senior yang super gantengnya masyaAllah bikin melting. Tapi Ara berusaha menutupi rasa ini pada Aska pria idamannya. Karena eh karena Ara gengsi, ya kale cewe gitu Kisah kelanjutannya hanya di TKP jeng..jeng...???
All Rights Reserved
#24
jirayu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Pagar dan Perasaan
  • Our secrets (End) Tahap Revisi!
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Arsentha [END]
  • You Are Again
  • TENTANG KAU DAN HUJAN //✔
  • POSSESSIVE NABIL [ PO 25 JANUARI - 5 FEBRUARI ]
  • DESTINY [FIN]
  • My Innocent Girl [Tamat]

Arvino Reyhan Dirgantara - atau Ehan, dikenal sebagai cowok kalem, sedikit dingin, dan susah ditebak. Sementara Azalea Vianita Anjani - atau Aza, cewek ceria tapi gengsian, selalu punya jawaban sarkas untuk semua hal yang berbau romantis. Mereka duduk di kelas yang sama. Satu sekolah. Satu lingkungan. Bahkan... satu gang rumah. Hubungan mereka? Jauh dari kata akrab. Saling lempar pandangan malas tiap papasan. Saling sindir kalau disuruh kerja kelompok bareng. Dan saling tutup telinga soal gosip yang nyebar soal "cocok-cocokan" dari teman sekelas. Tapi segalanya berubah saat hujan turun deras di suatu sore, dan satu payung mempertemukan mereka di bawah langit abu-abu. Sedikit demi sedikit, percakapan yang awalnya dingin mulai menghangat. Tatapan yang awalnya biasa, jadi terasa beda. Masalahnya? Mereka terlalu gengsi untuk jujur soal perasaan masing-masing. Di antara pagar rumah yang hanya dibatasi semak kecil, dua hati diam-diam tumbuh rasa - meski belum siap untuk mengakuinya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines