The Ruler Of Dimensions

The Ruler Of Dimensions

  • WpView
    Reads 1,244
  • WpVote
    Votes 64
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 30, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
[Tahap Revisi] (Fantasy-Romance) Dimensi, kata yang tepat untuk dunia yang kita pijak. Mengarahkan kita pada waktu yang tak pernah terputus. Mengantarkanmu pada masa-masa yang kau jalani. Menjerumuskanmu pada hal yang mungkin tak kamu mengerti.
All Rights Reserved
#247
vampire
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • Moonlight [ REVISI ]
  • happy ending  Versi Ku Kapan?[end]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • CHEOSSARANG (Complete)
  • AMOUR (Sedang Direvisi)
  • RAJAWALI [REVISI]
  • The Midnight Bride [TAMAT]
  • NOCEUR: LIGHTS
  • My Teacher My Husband

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines