'Ani... aku hanya memastikan ini nomor ponselmu. Simpan nomorku ya,'
Jaein tersenyum mendengar ucapan Jimin, terdengar lucu. Padahal tidak sama sekali.
'baiklah, aku matikan.'
"Ya,"
'Oh Jae?'
Jaein yang sebelumnya menunggu lelaki itu menutup panggilannya, malah penasaran kenapa lelaki itu memanggilnya.
"Hmm ya?"
'Bisa kau yang mematikan? Aku hanya... kau saja yang mematikan.'
Jaein nyaris tergelak mendengar ucapan Jimin, ia mengiyakan saran Jimin dan tepat saat ia hampir menjauhkan poselnya Jimin kembali bersuara.
'Jalja-yo.' (malam)
Pip!
[171002~right now]
All Rights Reserved