Abbiamo aggiornato le nostre Linee Guida sul Contenuto.
Consulta le linee guida più recenti per continuare a condividere storie in sicurezza.
Serpihan Terakhir

Serpihan Terakhir

  • WpView
    LETTURE 8
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, gen 30, 2021
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Berawal dari rasa percaya dan berakhir kecewa Dari rasa cinta menjadi luka "Bolehkah aku ceritakan tentangku yang sebenarnya. Tentangku yang hatinya telah patah berkali-kali tapi harus terus bangkit dan berlari. Menutup diri dengan tawa tanpa bisa mengobati hati. Ini serpihan hatiku yang kucoba percayakan padamu." --Vallensi Tentang Vallensi Cintya yang pernah merasa jatuh cinta dan terluka untuk yang pertama kalinya. Mencoba menemukan kebahagiaan dan berharap bisa memaafkan dia yang melukainya. Akankah dia bisa melakukannya?...
Tutti i diritti riservati
#19
smile
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Erlangga
  • Memory Of First Love [Completed] ✓
  •  Vian
  • Yang Tertinggal
  • Sisi Gelap Mantan Pacar-ku [TAMAT🌻]
  • Ini Cinta Atau Bukan?
  • Another Me
  • Fall for You
  • Broken Soul (END ✔️)
Erlangga

Erlang selalu berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa ia genggam erat. Bahwa ketika dua orang saling mencintai, mereka akan tetap bertahan, apa pun yang terjadi. Tapi nyatanya, itu hanya keyakinan naif yang perlahan hancur di hadapannya. Pacarnya pergi karena dia sudah menemukan yang baru. Semua janji, semua rencana masa depan, semuanya runtuh dalam sekejap. Erlang hanya bisa menatap kepergiannya, bertanya dalam hati, "Apa aku kurang baik?" Belum juga ia berdamai dengan kehilangan itu, takdir menamparnya lebih keras. Sahabatnya, satu-satunya orang yang mengerti dia tanpa banyak bicara, pergi-bukan karena memilih, tapi karena kehidupan memutuskan demikian. Kali ini, kepergian itu benar-benar untuk selamanya. Tidak ada kesempatan untuk meminta maaf, tidak ada lagi tawa yang bisa dibagi. Ditinggalkan oleh orang yang ia cintai, kehilangan orang yang selalu ada untuknya-Erlang berpikir, mungkinkah ia memang ditakdirkan untuk sendiri? Namun, di tengah kehancurannya, ada satu orang yang tetap di sisinya. Seseorang yang tak banyak bicara, tapi selalu tahu kapan harus mendengar. Sahabat yang tidak pernah menjanjikan apa pun, tapi selalu ada tanpa diminta. Dan dari sana, tanpa Erlang sadari, luka yang ia pikir tak akan sembuh perlahan mulai menemukan cahaya. Cinta yang ia kira sudah mati, ternyata masih punya kesempatan untuk hidup kembali. Apakah Erlang siap membuka hatinya lagi? Atau masa lalu akan terus menghantuinya?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti